Fokus

Rekonsiliasi Suriah-Kurdi mangkrak jika SDF lindungi White Helmets

White Helmets in Syria
White Helmets

SURIAH – Pembicaraan antara Damaskus dan Kurdi akan rusak jika pasukan Demokratik Kurdi Suriah (SDF) menaungi organisasi teroris ‘White Helmets’ di provinsi Hasaka, kata para analis Suriah, seperti dilansir FNA (11/08).

Baca: Kurdi Beberkan Rencana AS Kirim Militer Arab ke Suriah

White Helmets mengumumkan bahwa mereka telah mendirikan kantor di daerah-daerah yang dikuasai oleh SDF di kota Ma’abadeh di timur laut Hasaka dengan dukungan Inggris.

Sputnik mengutip analis politik Nazal al-Saba’a yang mengatakan bahwa langkah semacam itu adalah pelanggaran pembicaraan antara Kurdi dan Damaskus.

Dia lebih lanjut mengingatkan hubungan White Helmets dengan Israel dan Inggris, khususnya setelah mereka membuka jalan bagi 800 pasukan White Helmets untuk meninggalkan Suriah melalui wilayah-wilayah pendudukan di Israel.

Sementara itu, politikus terkemuka Suriah, Ahmed al-Saeed menggambarkan langkah itu sebagai upaya Amerika untuk merusak pembicaraan yang menjanjikan antara Damaskus dan SDF.

“Sekarang Washington berpikir bahwa ia kehilangan salah satu sekutunya di Suriah yang telah bermanfaat untuk waktu yang lama dalam mencegah kendali tentara Suriah atas daerah-daerah tertentu,” tambahnya.

Baca: Ancaman Serius Assad kepada White Helmets Pilih Hidup atau Mati

Tabloid Jerman Bild dalam laporannya yang mengutip korespondennya sendiri di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, bahwa ratusan anggota White Helmets yang beroperasi secara eksklusif di daerah yang dikuasai militan, menyeberang ke Israel dari Barat Daya Suriah.

Jalur White Helmets difasilitasi oleh Israel, menurut Bild, yang melaporkan bahwa mereka dipindahkan melalui pangkalan militer Israel.

Baca: Video, Militer Israel Evakuasi White Helmets dari Suriah

Sementara itu, Juru Bicara untuk Kementerian Luar Negeri Yordania Mohammad al-Qayed, yang dikutip oleh RT mengatakan bahwa Amman telah menyetujui permintaan PBB untuk menampung sementara 800 anggota White Helmets dari Suriah sebelum dipindahkan ke negara-negara Barat.

Dia lebih lanjut menunjuk pada komitmen hukum yang dijanjikan oleh Inggris, Jerman dan Kanada untuk memberikan izin tinggal pada anggota White Helmets seperti yang diklaim oleh negara-negara barat bahwa kehidupan anggota White Helmets yang pernah beroperasi di wilayah yang dikuasai militan sekarang dalam bahaya karena tentara Suriah membebaskan seluruh selatan Suriah. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: