Headline News

Ratusan Tentara Turki dan Militan Sekutu Tewas di Afrin Suriah

Selasa, 20 Maret 2018 – 06.28 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AFRIN – Sekira 730 tentara Turki dan militan sekutu sejauh ini telah tewas dalam bentrokan di Suriah Utara, yang juga telah menyebabkan lebih dari 3.600 milisi Kurdi tewas di wilayah Afrin, sebuah outlet media melaporkan pada hari Senin.

Baca: Ribuan Militan Kurdi Suriah Tewas dalam Operasi Olive Branch Turki di Afrin

Surat kabar berbahasa Kurdi mengutip Turki İYİ, pemimpin partai Meral Akşener mengatakan bahwa 762 pasukan Turki dan militan sekutu telah tewas dalam Operasi Olive Branch sejak 20 Januari.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pada hari Minggu bahwa 3.603 pejuang Kurdi tewas atau ditawan dalam operasi militer Turki di Afrin sejak 20 Januari.

Sumber-sumber lapangan melaporkan pada hari Minggu bahwa Tentara Turki dan militan yang didukung Ankara menang atas para pejuang Kurdi dan merebut kota strategis Afrin di Barat Laut Aleppo.

Sumber-sumber mengatakan bahwa pasukan Turki dan militan sekutu menangkap al-Ashrafiyeh dan al-Jamiliyeh setelah mereka berhasil memasuki kota Afrin dari tiga sisi. Mereka menambahkan bahwa kekuatan Operasi Olive Branch semakin maju dan menduduki kota.

Baca: Pasukan Elit Turki Tewas Saat Bentrokan dengan Tentara Kurdi di Afrin Suriah

Sementara itu, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pada hari Minggu bahwa Angkatan Bersenjata Turki dan Free Syirian Army (FSA) mengambil kendali penuh atas Afrin, barat laut Suriah,

Operasi ‘Cabang Zaitun’ Turki dimulai pada 20 Januari, baik serangan udara dan darat di sekitar wilayah Afrin, provinsi Aleppo, untuk membasmi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang dianggap Ankara sebagai organisasi teror dan PKK.

Baca: Surat Kabar Turki Bongkar Rencana Busuk 5 Negara yang Akan Hancurkan Suriah

Presiden Suriah Bashar Assad telah menekankan bahwa serangan Turki di Afrin adalah bagian dari strategi Ankara untuk mendukung teroris.

Pemerintah Suriah telah mengutuk “agresi brutal Turki” terhadap kantong Kurdi yang dikuasai oleh orang-orang Kurdi, dan menolak klaim Ankara karena telah memberi tahu Damaskus tentang operasi itu. (SFA/FNA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: