Headline News

Ratusan Ribu Warga Yaman Turun ke Jalan Kecam Agresi Berdarah Saudi Cs

Jum’at, 22 September 2017 – 09.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Ratusan ribu orang berkumpul di ibukota Sana’a, untuk memperingati ulang tahun ketiga Revolusi Yaman, yang jatuh pada 21 September kemarin dan mengutuk agresi berdarah Saudi ke negaranya.

Baca: Demo Puluhan Ribu Warga Yaman Kecam Agresi Brutal Saudi dan AS

Para demonstran dalam unjuk rasa hari Kamis menegaskan kembali komitmen mereka kepada pemerintah Sana’a dan pasukan Yaman yang membela negara dari agresor yang sedang berlangsung. Kerumunan besar manusia dari seluruh negeri berduyun-duyun ke Sana’a sejak Kamis pagi untuk merayakan kesempatan tersebut.

Sebuah konvoi pasukan militer UEA yang ditangkap oleh pasukan Yaman selama operasi juga ditampilkan pada demonstrasi tersebut. Peralatan militer tersebut digunakan oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi dan milisi pro-Riyadh yang bertempur melawan tentara Yaman.

Pada bulan September 2014, para pejuang Ansarullah mengambil urusan negara di tengah kekosongan pasca Hadi mundur dari jabatannya dan melarikan diri ke Saudi.

Baca: Puluhan Ribu Rakyat Yaman Demo Kecam Agresi Militer Koalisi Saudi :Video

Sebelum mendapatkan kontrol atas ibukota, Houthi telah menetapkan batas waktu bagi partai-partai politik untuk mengesampingkan perbedaan dan mengisi kekosongan kekuasaan, namun tenggat waktu tidak terjawab tanpa ada perubahan dalam situasi politik negara tersebut.

Namun, mantan presiden yang didukung Saudi, Abd Rabuh Mansour Hadi, kemudian mengundurkan diri, menolak sebuah panggilan oleh gerakan Houthi untuk mempertimbangkan kembali langkah tersebut.

Hadi kemudian melarikan diri ke Arab Saudi, yang melancarkan kampanye militer melawan Yaman bersama sejumlah sekutunya pada Maret 2015 untuk menginstal ulang kekuasaan Hadi dan menghancurkan gerakan Houthi.

Dalam sebuah pidato yang disiarkan di TV al-Masirah pada hari Rabu pada hari peringatan revolusi, pemimpin gerakan Ansarullah Abdul Malik al-Houthi mengecam perang yang dipimpin oleh Saudi terhadap negaranya.

Baca: Ribuan Warga Yaman Gelar Demo Protes Larangan Haji dan Pembunuhan Saudi di Yaman

Dia memuji keragaman yang ada dalam kain sosial Yaman dan memperingatkan bahwa musuh, termasuk Amerika, Israel dan koalisi pimpinan Saudi, berusaha menggunakan perbedaan untuk menciptakan perpecahan di negara tersebut dan menghancurkan Yaman. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: