Fokus

Rapot Merah Aher Kader PKS Tangani Jawa Barat

Jum’at, 15 September 2017 – 12.44 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Jawa Barat selama dua periode dipimpin oleh Ahmad Heryawan dan Dedy Mizwar keduanya diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), saat dipimpin oleh keduanya inilah rapot merah Aher kader PKS Tangani Jawa Barat:

Baca: BANDIT PKS, Saiful Huda Tantang Debat Terbuka Gubernur Jabar “AHER”

Pertama, Jabar menempati posisi sebagai Provinsi dengan Penduduk Miskin Terbanyak berdasarkan catatan BPS. Dari 34 provinsi yang diamati, ada 10 daerah dengan penduduk miskin terbanyak dimana Jawa Barat menempati posisi pertama dengan jumlah 2,7 juta orang.

Kedua, Jabar adalah Provinsi paling tidak toleran sepanjang tahun 2015-2016. Menurut laporan terbaru Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jawa Barat masih memiliki 46 kebijakan yang diduga melanggar KBB dan diskriminatif. Sebanyak 97 pengaduan terkait kebebasan beragama dan berkeyakinan masuk ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Dari jumlah tersebut, Jawa Barat mendapat peringkat pertama sebagai provinsi dengan jumlah aduan terbanyak yakni 21 pengaduan. Pada 2015, Jawa Barat juga berada di posisi sama dengan 20 aduan. Demo anti Ahok juga lebih banyak diikuti warga Jawa Barat yang notabene sebenarnya tidak berkepentingan dengan pemilihan Gubernur DKI.

Baca: Surat Terbuka Aznil ST: Indonesia Menggugat PKS

Ketiga, Jabar adalah salah satu daerah dengan sanitasi terburuk di dunia. Buruknya sanitasi di 27 kota/kabupaten di Jawa Barat mengundang perhatian dunia. Perwakilan dari berbagai organisasi dunia seperti WHO, Global Fund, dan USAID pun datang ke Bandung untuk ikut membantu. Di Bandung saja 13,7 persen dari sekitar 3,3 juta warga Kab. Bandung, buang air besar di MCK umum. 3,6 persen di sungai, 2,9 persen di selokan, 0,4 persen di kebun, 4 persen pada WC di atas kolam, 0,6 persen di lubang galian. Sementara dalam hal saluran buangan tinja, 51,8 persen tidak mengalir ke tangki septik.

Baca: Yusuf Muhammad: Aher Kader PKS Gubernur Dzalim dan Tak Berakhlaq

Keempat, Jabar masih kekurangan 85 ribu guru PNS untuk Sekolah Dasar, meski demikian Aher justru membangun masjid senilai 1 Triliun dari APBD disaat rakyatnya masih banyak yang miskin, terkena banjir, longsor dan masih kekurangan fasilitas pendidikan. Solusi untuk mengatasi banjirpun hanya dilakukan dengan cara “berdoa” bukan dengan rencana dan aksi yang nyata. Dengan demikian Aherpun layak dijuluki sebagai “Gubernur Pencitraan Nomer Satu Se-Indonesia”. Bayangkan jika orang ini menjadi Presiden Indonesia sebagaimana ambisi dan cita-cita PKS.

Baca: TAK TAHU MALU! Aher Minta Gaji Kepala Daerah dan DPRD Naik Karena Biaya Politik Tinggi

Di Jawa Barat jugalah suara Prabowo berhasil menang telak daripada Jokowi karena propinsi ini merupakan lumbung suara PKS. Dan jika beberapa pekan ini kita mendengar banyak pendukung Prabowo yang terciduk karena menyebar hoax dan isu SARA seperti Sri Rahayu Ningsih, sindikat Saracen, Asma Dewi dan lain-lain maka tidak heran jika kita mendengar kabar terbaru bahwa Jawa Barat juga menjadi propinsi yang warganya paling banyak menyebar berita fitnah dan hoax. Inilah jadinya jika PKS berhasil berkuasa. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Muhammad Zazuli dan berbagai Media

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: