Internasional

Rakyat dan Parlemen Desak Pemerintah Irak Usir Dubes ‘Provokator’ Saudi

Minggu, 05 Juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, IRAK – Wakil di Koalisi Negara bagian Hukum, Kamil Zaidi, menuntut kepada pemerintah Irak untuk mempercepat pengusiran duta besar Saudi, Thamer Sabhan, dan agar segera diganti dengan orang yang lebih diplomatis, ia mencatat bahwa “Sabhan telah melampaui batas garis merah”. Kami rakyat Irak tidak mau melihat lagi sang Dubes provokatif di Irak.

Al-Zaidi dalam sebuah pernyataan pers pada hari Sabtu (04/06), menyebutkan “kami dari awal memperingatkan bahwa duta besar Saudi saat ini adalah seorang yang berasal dari badan keamanan/intelijen dan bukan dari politisi”, ia mencatat bahwa “seharusnya Sabhan menciptakan iklim yang baik dalam hubungan antara kedua negara dan bukan menjadi bagian dari masalah”. (Baca: Iran Jawab Kritikan Menlu Saudi Terkait Bantuan Teheran kepada Irak)

Al-Zaidi menambahkan bahwa “duta besar Saudi keterlaluan, berulang kali dia mengeluarkan sejumlah pernyataan dan pernyataan baru-baru ini yang diunggah di situs jejaring sosial, dia telah sering mengganggu urusan internal Irak”, ia mendesak pemerintah untuk “mengambil peran nyata dan mempercepat pengusiran duta besar itu dan menggantinya dengan seseorang yang berprofesi sebagai diplomat”.

Sebelumnya, seorang anggota parlemen Irak, Hanan Al-Fatlawi, kemarin menyeru kepada Arab Saudi agar “memasukkan duta besarnya yang berada di Irak, Thamir Sabhan, ke dalam kursus intensif tentang dasar-dasar pekerjaan diplomatik”. (Baca: Kongres: Pemerintah Irak Harus Segera Usir Dubes Saudi Karena Bahayakan Negara)

Fatlawi menuntut pengusiran duta besar itu dari Irak karena telah mengeluarkan sejumlah pernyataan dan melaksanakan tindakan yang menyulut sejumlah fitnah disaat darah rakyat Irak dengan seluruh kekuatannya bersatu padu guna memasuki pertempuran yang sengit dalam pembebasan negerinya dari kekejian kelompok teroris ISIS, dilansir dari ar.FNA (04/06).

Dilaporkan bahwa Duta besar Saudi itu telah memicu kontroversi melalui beberapa pernyataan di media Irak dan Saudi serta melalui kicauan-nya di Twitter, dimana yang terakhir kali ia menuduh bahwa “para penasihat Iran hadir atas permintaan pemerintah Irak untuk terorisme dan memicu sektarian di Fallujah”. Ini merupakan sebuah kebohongan dan adu domba yang sangat jahat sekali, karena sudah jelas musuh rakyat Irak adalah terorisme dan isu sektarian yang selalu di suarakan oleh barat dan Saudi, agar diantara kami saling bunuh. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: