Asia

Pyongyang: Program Nuklir dan Rudal untuk Lindungi Korut dari Ancaman AS

Senin, 16 Oktober 2017 – 07.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, KOREA UTARA – Seorang anggota Parlemen Korea Utara berbicara tentang ancaman kehancuran yang dihadapi negaranya oleh Amerika Serikat.

“Kami ingin membuat sebuah pernyataan bahwa negara kita menghadapi ancaman, keberadaannya ditantang dan dapat dihancurkan oleh Amerika Serikat. Sejarah menunjukkan bukti bahwa kita harus melindungi diri kita sendiri dan program nuklir kita adalah program nuklir untuk pencegahan. Bertujuan untuk melindungi kemerdekaan kita”, kata Tong Chun, wakil ketua parlemen Korea Utara, Minggu (15/10/2017).

Baca: Korut Kembangkan Bom Hidrogen Berkekuatan Dekstruktif Dahsyat

Anggota parlemen tersebut menambahkan bahwa Korea Utara harus membela diri dan mengembangkan program nuklirnya karena keberadaan negara tersebut dipertaruhkan karena tindakan bermusuhan yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Korea Utara juga meminta Amerika Serikat untuk menghentikan kebijakan permusuhannya terhadap Pyongyang, menyusul pernyataan Pyongyang baru-baru ini di Majelis Antar Parlementer ke-137 di St. Petersburg. “Kami ingin Amerika Serikat mengakhiri kebijakan bermusuhannya terhadap Korea Utara,” kata An Tong Chun, yang memimpin delegasi Korea Utara.

Sebelumnya, delegasi tersebut mengklaim bahwa tidak mungkin “bahkan berbicara” untuk menegosiasikan ketegangan baru-baru ini di semenanjung tersebut.

Baca: Washington: Pyongyang Siapkan Peluncuran 4 Rudal Baru

Pernyataan tersebut disampaikan saat latihan militer gabungan Amerika-Korea Selatan akan dimulai pada hari Senin. Sebelumnya, AS menerbangkan dua pembom strategis B-1B di atas Semenanjung Korea dan uji coba rudal. Selain itu, USS Michigan, kapal selam bertenaga nuklir AS, tiba di pelabuhan Busan di Korea Selatan di tengah meningkatnya ketegangan.

Baca: China Peringatkan AS dan Korut untuk Hentikan Retorika Perang

Pyongyang telah menanggapi provokasi tersebut dengan mengatakan bahwa AS dan Korea Selatan akan “menyalakan perang nuklir yang agresif melawan kita,” seruan kedatangan pembom B-1b dan kapal selam nuklir “provokasi militer yang sembrono.” Selain itu, laporan media menunjukkan bahwa Korea Utara diduga bersiap untuk peluncuran rudal di tengah latihan AS-Korea Selatan. (SFA)

Sumber: SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: