Headline News

Putra Mahkota Saudi Ungkap Fakta Riyadh Butuh Israel

Pangeran Saudi

Rabu, 04 April 2018 – 08.16 Wib,

RIYADH – Putra Mahkota Mohammad bin Salman mengatakan Arab Saudi berbagi banyak kepentingan dengan Israel, dan menggambarkan ekonominya sebagai kuat dibandingkan dengan ukurannya, seperti dilansir Al Alam (03/04).

“Dalam hal penyelesaian, akan ada banyak kepentingan antara Israel, negara-negara Dewan Kerjasama Teluk dan negara-negara seperti Mesir dan Yordania,” katanya dalam wawancara dengan majalah The Atlantic.

Baca: Pengkhianatan Saudi ke Palestina, Anak Raja Salman Akui Negara Israel

Menanggapi pertanyaan tentang apakah dia percaya pada hak pemukim Israel untuk mengambil bagian dari tanah, Ibn Salman mengatakan dia percaya bahwa Palestina dan Israel memiliki hak untuk hidup di tanah mereka.

Pangeran Mahkota Saudi membantah bahwa dia memiliki keberatan terhadap keberadaan setiap orang, menekankan bahwa dia hanya peduli tentang Masjidil Aqsha dan hak-hak rakyat Palestina.

Baca: Arab Saudi Terang-terangan Jalin Kerjasama dengan Zionis Israel

Ibn Salman telah memasukkan rezim Iran, Ikhwanul Muslimin, al-Qaeda dan kelompok ISIS dalam apa yang disebutnya “segitiga kejahatan” yang mencoba memanipulasi umat Islam untuk menciptakan kerajaan Islam.

Wawancara dilakukan pada hari-hari terakhir dari kunjungan dua minggu ke Amerika Serikat untuk menemui Presiden AS Donald Trump dan pejabat politik AS.

Baca: Saudi Serahkan “Haramain” Kepada Zionis Israel

Sebagaimana ia juga bertemu -menurut koran Israel Haaretz dan koran Inggris Independen- dengan para pemimpin Yahudi, termasuk kepala Komite Urusan Umum Komite Amerika Israel (AIPAC), Federasi Yahudi Amerika Utara, Liga Anti-Fitnah, Organisasi Dunia untuk Pertahanan Yahudi, dan Organisasi “B’nai B’rith” Zionisme, yang mana semuanya merupakan gerakan Yahudi. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: