Eropa

Putin Puji Keberanian Tentara Rusia Hajar Teroris ISIS di Suriah

Jum’at, 27 Oktober 2017 – 08.07 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin memuji kontribusi pasukannya terhadap kampanye kontraterorisme di Suriah, dengan mengatakan bahwa lebih dari 90 persen wilayah Suriah telah dibebaskan dari cengkeraman teroris.

Baca: Putin Bongkar Skenario Busuk AS di Suriah

Berbicara pada hari Kamis (26/10/2018), Putin berterima kasih kepada tentara Rusia yang terlibat dalam pertempuran anti-teror di Suriah, dengan mengatakan bahwa mereka telah membuat perubahan dalam situasi keseluruhan.

“Sangat mungkin untuk membalikkan keadaan berkat tindakan dan keberanian yang tepat dan profesional,” katanya. “Lebih dari 90% wilayah Suriah sudah terbebas dari teroris,” tambahnya.

Putin lebih jauh menekankan bahwa zona de-eskalasi Suriah telah dibentuk dalam koordinasi dengan pihak berwenang Suriah, sementara penyelesaian politik dan rekonsiliasi sipil mendapatkan momentum di negara tersebut.

Baca: Putin: Senjata Rusia Terbukti Ampuh dalam Perang Suriah

Keempat zona aman dikoordinasikan selama perundingan intra-Suriah, yang dimediasi oleh Iran, Rusia dan Turki, di ibukota Kazakhstan, Astana.

Mereka mencakup provinsi Idlib dan Homs serta wilayah Ghouta Timur dekat Damaskus dan perbatasan selatan Suriah dengan Yordania, yang telah mengurangi pertempuran di daerah-daerah yang dilanda konflik dengan negara tersebut.

“Operasi militer melawan teroris, yang dilengkapi peralatan militer dengan baik, terlatih dan bermurah hati serta termotivasi, telah menunjukkan bahwa kemampuan Angkatan Udara Rusia, tentara dan angkatan laut kita secara kualitatif meningkat,” kata Putin.

Jet Rusia telah melakukan serangan udara terhadap ISIS dan kelompok teroris lainnya di Suriah atas permintaan pemerintah Damaskus sejak September 2015.

Baca: Assad: Darah Tentara Rusia di Suriah Tak Dapat Dinilai dengan Uang

Serangan udara telah membantu pasukan Suriah maju melawan militan anti-Damaskus, yang mendatangkan malapetaka di negara Timur Tengah sejak 2011.

Pasukan Suriah maju melawan elemen Takfiri

Secara terpisah pada hari Kamis, tentara Suriah dan pejuang sekutu berhasil merebut kendali atas stasiun pompa minyak T2 di Suriah timur.

Sebuah layanan berita Hizbullah melaporkan bahwa keuntungan baru pasukan Suriah telah membuka jalan bagi kemajuan mereka menuju kubu terakhir ISIS di negara tersebut. Stasiun pemompaan “dianggap sebagai landasan peluncuran tentara Suriah dan pejuang sekutunya untuk maju ke kota Abu Kamal, yang dianggap sebagai markas terakhir teroris ISIS di Suriah,” laporan tersebut menambahkan.

Abu Kamal terletak di Propinsi Deir Ezzor di sebelah timur Suriah. Kota itu berada tepat di seberang perbatasan dari kota al-Qa’im Irak, yang menjadi sasaran operasi pembebasan oleh militer Irak.

Selain itu, seorang sumber militer Suriah mengatakan kepada kantor berita resmi SANA, Kamis (26/10/2017), bahwa pasukan pro-pemerintah telah menguasai kembali distrik Huweijit Saqar di kota Deir Ezzor. Keuntungan baru terjadi menyusul bentrokan dengan teroris ISIS yang membuat puluhan orang tewas dan menghancurkan posisi mereka. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: