Amerika

Putin: Langkah Tak Ramah Obama Rusak Hubungan AS-Rusia di Akhir Jabatannya

Minggu, 01 Januari 2017 – 05.38 wib

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Senator untuk wilayah Maryland Amerika, Ben Kardin mengumumkan bahwa Kongres akan membahas pengambilan langkah-langkah tambahan, termasuk sanksi terhadap Rusia, sebagaimana yang dikutip kantor berita Novosti pada hari Sabtu, 31 Desember.

Ben Kardin menjelaskan hal ini saat wawancara dengan saluran “Bloomberg” dengan mengatakan, “saya berharap Kongres akan mengambil langkah-langkah baru, dan saya akan mengajukan dua rancangan hukum terkait Rusia, yang pertama adalah terkait penyelidikan independen atas dampak serangan Rusia terhadap negara kita dan bagaimana bisa kita mempersiapkan diri untuk menghadapinya, adapun yang kedua adalah penjatuhan sanksi tambahan terhadap Rusia, bukan karena aktivitas elektronik dan upaya untuk mempengaruhi proses pemilu saja tetapi juga disebabkan kasus Krimea serta karena apa yang telah Rusia lakukan di Eropa dan Suriah”. (Baca: Perang Diplomatik Antara Rusia dan Amerika)

Senator AS ini mengungkapkan harapannya bahwa presiden Amerika terpilih yakni Donald Trump akan menyadari bahwa ia tidak bisa menjalin kerjasama dengan Rusia dalam “pemerintahan biasa”, ia juga mengatakan bahwa Kongres AS akan berfungsi sebagai cabang pemerintahan Amerika yang independen yang akan meneruskan tekanan terhadap Rusia, seperti dilansir oleh kantor berita Arabic.rt (31/12).

Sebelumnya, pada 29 Desember lalu Washington telah menjatuhkan sanksi terbaru pada Rusia yang mencakup beberapa perusahaan, badan keamanan dan pimpinan angkatan bersenjata Rusia. Selain itu, pemerintah AS juga mengumumkan 35 diplomat Rusia sebagai “persona non grata” dan memberi mereka waktu 72 jam untuk meninggalakan wilayah AS dengan latar belakang tuduhan “intervensi Rusia” dalam pemilu presiden AS beberapa waktu lalu yang dimenangkan oleh Donald Trump dari partai Republik.

Sementara itu, presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Moskow berhak untuk membalas sanksi baru AS terhadapnya, tetapi Moskow tidak akan merendahkan diplomasi pemerintahan Amerika saat ini dan tidak akan menjadikan diplomat AS sebagai target pembalasan atas tindakan AS. (Baca: Kasus Pengusiran Diplomat, Trump Puji Kecerdasan Putin dalam Berpolitik)

Putin menggambarkan “langkah-langkah tidak ramah” yang baru diambil pemerintah AS yang masa jabatannya akan berakhir pada bulan depan sebagai bentuk provokasi yang bertujuan untuk terus merusak hubungan antara AS dengan Rusia. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: