Eropa

Putin: Abaikan Nilai Moral dan Etika Lebih Berbahaya daripada Bom Nuklir

Minggu, 22 Agustus 2017 – 07.36 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RUSIA – Kemanusiaan memasuki tahap baru dalam perkembangannya, namun saat meninggalkan nilai moral dan etika dapat menyebabkan bencana yang lebih besar daripada perang nuklir, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada para tamu Festival Pemuda dan Pelajar Sedunia di Sochi.

Komponen moral dan etika adalah “persoalan penting” untuk semua jenis aktivitas dalam masyarakat modern, kata Putin kepada ilmuwan muda di festival tersebut.

Baca: Netanyahu Kontak Putin Bahas Suriah, Kurdi dan Nuklir Iran

“Dalam waktu dekat, umat manusia mungkin masuk dan kemungkinan besar akan memasuki periode yang sangat sulit dan penting dalam pengembangan dan eksistensi,” katanya, mengacu pada terobosan ilmiah baru-baru ini.

“Apa yang saya katakan sekarang mungkin lebih berbahaya daripada bom nuklir. Karena itu, apa pun yang sedang kita lakukan, kita tidak boleh melupakan dasar moral dan etika bisnis kita,” sang presiden mengulangi.

“Segala sesuatu yang akan kita lakukan harus menguntungkan masyarakat dan memberdayakan umat manusia, bukan menghancurkannya,” katanya.

Putin menggunakan rekayasa genetika sebagai contoh untuk mengilustrasikan kata-katanya, dan mengatakan bahwa disiplin ini dapat membawa hasil positif dan negatif.

Baca: Video Liburan “Macho” Mr Putin di Siberia

“Ini bagus” sehingga bisa memberi kemungkinan untuk mengubah kode genetik orang yang menderita penyakit serius, katanya.

“Tapi ada komponen lain untuk proses ini. Kemanusiaan juga mendapat kesempatan untuk mencampuri kode genetik, yang diciptakan entah oleh alam atau seperti orang-orang dengan pandangan religius mengatakan, Tuhan,” tambahnya.

Kemungkinan “menciptakan manusia dengan karakteristik yang telah ditentukan sebelumnya” sudah ada, katanya.

“Mungkin seorang matematikawan jenius atau pemusik, tapi juga seorang tentara, yang akan bertarung tanpa rasa takut, kasihan dan penyesalan, tanpa rasa sakit,” Putin mengingatkan soal rekayasa genetik.

Dia juga menyatakan harapan bahwa para ilmuwan muda yang mempresentasikan proyek mereka di Sochi akan menyampaikan kata-katanya ke dalam karya masa depan mereka.

Baca: WOW! Putin Blak-blakan Cerita Kehidupan Keluarganya

Festival Pemuda dan Pelajar Sedunia ke-19 berlangsung sampai hari Minggu di resor Sochi, Laut Hitam Rusia.

Sebelumnya, Presiden Putin mengatakan bahwa acara pada tahun 2017 tersebut diharapkan dapat mendatangkan 30.000 orang, dan menjadi yang paling representatif dalam sejarah.

Festival yang diselenggarakan oleh Federasi Pemuda Demokrat Sedunia (WFDY) bersama dengan Persatuan Mahasiswa Internasional yang diselenggarakan secara teratur sejak 1947, diadakan di Rusia untuk ketiga kalinya setelah dipentaskan di Moskow pada tahun 1957 dan 1985. (SFA)

Sumber: RT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: