Internasional

Puluhan Ribu Warga Sipil Mengungsi Semenjak Operasi Pembebasan Mosul Dimulai

Senin, 05 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, MOSUL – Kementerian Pengungsi dan Migrasi Irak melaporkan pada hari Sabtu (03/12) bahwa total 85.590 warga sipil telah mengungsi sejak operasi untuk membebaskan Mosul dimulai. (Baca: Operasi Pembebasan Mosul Berubah)

Operasi untuk mengalahkan teroris ISIS di daerah Mosul dimulai pada 17 Oktober oleh militer Irak, unit Mobilisasi Populer dan pasukan Peshmerga Kurdi.

Meskipun ada sejumlah besar pengungsi, kementerian pemerintah telah menyatakan dapat menampung dengan baik  hingga 120.000 orang dan menyediakan kebutuhan dasar bagi mereka.

Sementara itu, ISIS dilaporkan menggunakan eksekusi publik brutal untuk mencegah warga sipil yang putus asa untuk menyelamatkan diri dari medan perang. (Baca: ISIS Paksa Warga Mosul Bergabung Dengan Cara Putus Pasokan Air Minum)

“Kami terus menerima laporan pelanggaran berat HAM dan hukum kemanusiaan internasional oleh  ISIS di dan sekitar Mosul,” kata Ravina Shamdasani, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, saat konferensi press di Jenewa,sebagaimana dikutip Russia Today.

“Para militan ISIS melakukan eksekusi publik terhadap 27 warga sipil di Taman Muhandiseen Mosul pekan lalu,” jelas Deputi Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Kate Gilmore. Warga dilaporkan dieksekusi jika mereka dicurigai bekerja sama dengan militer Irak. (Baca: Operasi “Qodimun Ya Nineveh” Tentara Irak Sukses Rebut 12 Distrik di Mosul)

Warga sipil yang tidak memberikan izin untuk memasang peluncur roket atau tempat penembak jitu di atap rumah mereka teroris maka mereka akan diancam atau dibunuh,” kata Shamdasani. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: