Australia

Prof Tim Anderson Ungkap Dalang dan Bos Teroris ISIS

22 November 2015

SALAFYNEWS.COM, NEW ZEALAND – Profesor Tim Anderson menyimpulkan informasi data tentang dukungan Arab Saudi, Turki dan Qatar, Perancis, Inggris dan Amerika Serikat kepada “ISIS”, ia bahkan menjelaskan rincian tersebut dalam sebuah buku yang akan terbit dalam waktu dekat, berjudul “Perang Kotor di Suriah.” Informasi data dukungan kepada ISIS sebagai berikut:

  1. Arab Saudi

Arab Saudi pada tahun 2006 di bawah arahan Amerika Serikat untuk mendirikan “Al Qaeda” di Irak untuk mencegah munculnya hubungan dekat antara Irak dan Iran, dan pada tahun 2011 mendanai dan mempersenjatai teroris ekstrimis di wilayah Daraa di Suriah, serta mendanai dan mempersenjatai semua teroris di Suriah, sambil terus berupaya mempertahankan setiap kelompok teroris yang didanainya guna membatasi kekuasaan Assad.

  1. Turki

Penyedia dan pembuka jalan aman agar para teroris dapat dengan mudah dan aman menuju ke utara Suriah dan itu dilakukan melalui kerjasama dengan Arab Saudi, selain itu Turki membuat cabang Al-Qaeda “Jabhah Al-Nusra” di Suriah pada tahun 2015, sebagaimana pula menerima para pembesar teroris dan mau untuk membeli minyak milik ISIS dengan harga yang konyol serta terus memberikan pelayanan medis untuk kepada teroris ISIS.

  1. Qatar

Antara 2011 dan 2013, mereka menyerahkan miliaran dolar ke tangan Ikhwanul Muslimin, sebuah kelompok yang memiliki hubungan erat dengan teroris, seperti “Farouk”,  dan setelah 2013 Qatar memberikan dukungan koalisai Turki-Saudi melalui dukungannya dengan bergabung bersama mereka.

  1. Israel

Mempersenjatai dan memberikan layanan medis untuk semua tentara teroris di Suriah, lewat “Jabhah Al-Nusra” guna disampaikan kepada “ISIS”, dan melakukan koordinasi penuh dengan mereka di semua titik yang ada di wilayah Golan daerah yang dijajah Israel.

  1. Perancis dan Inggris

Mereka telah melakukan pengiriman teroris yang bekerja dengan “Al Qaeda” untuk bergabung dengan barisan teroris yang sistematis di Suriah dan membekali mereka dengan senjata lengkap.

  1. Amerika

Memiliki koordinasi langsung, tingkat tinggi dengan para teroris di Suriah, dengan memanfaatkan pangkalan militernya yang berada di Turki, Yordania, Qatar, Irak dan Arab Saudi, sebagaimana pula mempersenjatai “pasukan Moderat” klaim mereka di Suriah yang nantinya senjata-senjata itu diserahkan kepada “ISIS”.

Amerika Serikat juga mendukung dengan mengarahkan “ISIS” menuju ke lokasi yang jauh dari wilayah Kurdi, tetapi masih menjaga agar pintu terus terbuka sehingga nantinya dengan mudah dapat melakukan serangan di Suriah, para pejabat Irak mengatakan bahwa Amerika Serikat mendukung langsung “ISIS” dengan terus kirim bantuan-bantuan melalui udara. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Menhan AS ‘Chuck Hagel’, Pemerintah AS Tawanan Konflik Suriah | SalafyNews

  2. Pingback: Inggris Ketar-ketir Takut di Serang Nuklir Oleh Rusia | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: