Nasional

Prof Sumanto Al-Qurtuby: WASPADA! Kaum Bani Mercon Gemar Jualan SARA

Selasa, 16 Januari 2018 – 16.36 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Prof. Sumanto Al-Qurtuby dalam akun facebooknya menjelaskan kepada kita bagaimana ciri-ciri umat bani mercon, berikut tulisannya:

Masyarakat Indonesia harus mengawal dengan baik dan ketat berjalannya Pilkada serentak 2018. Jangan sampai politisasi dan eksploitasi isu-isu SARA yang memuakkan seperti yang terjadi di Pilkada Jakarta 2017 terulang di daerah-daerah lain. Jangan sampai kaum Bani Mercon yang gemar jualan SARA seperti di Plkada Jakarta 2017 itu berulah di kawasan lain. Jangan sampai paslon yang didukung oleh Bani Mercon memenangkan kontes Pilkada di tempat lain.

Baca: Sumanto Al-Qurtuby: Kalian Ini Kaum Penyembah Tuhan atau Pemuja Setan?

Jika Anda masih bingung dengan ciri-ciri umat Bani Mercon alias Mamat-Mimin alias “the kampreters” alias “the living mummy”, dlsb, kenali ciri-ciri mereka berikut ini:

Mereka gemar menuduh orang lain provokator, padahal mereka itulah sebenarnya si provokator itu;

Mereka gemar memunafik-nafikan orang lain padahal mereka sendiri sebetulnya kaum munafik sejati itu;

Mereka gemar menuduh orang lain menghina Islam, padahal mereka sendiri sebetulnya yang telah membuat Islam menjadi hina sehina-hinanya lantaran perilaku bahlul mereka;

Mereka gemar demo atas nama Islam dan ulama, padahal sejatinya demo mereka itu atas nama perut mereka beserta kelompok dan cukong-cukongnya;

Baca: Sumanto Al-Qurtuby: Waspadai Gerakan Kelompok “Islam Sontoloyo”

Mereka gemar menuduh orang lain menghina ulama, padahal mereka tiap hari menghina ulama;

Mereka gemar menuduh orang lain kapir, padahal mereka sendiri juga kapir-njepir;

Mereka gemar menuduh orang lain sebagai Dajjal, padahal Dajjal yang sesungguhnya yang mereka ini;

Mereka gemar kampanye “membela” Tuhan, padahal sejatinya mereka telah “menipu” Tuhan;

Mereka gemar mendoakan orang lain supaya mendapatkan hidayah, padahal mereka sebetulnya yang butuh hidayah;

Mereka sering menyuruh Tuhan untuk melaknat orang lain, emang Tuhan “jongosnya” mereka?;

Mereka gemar ngomong tentang “sunah rasul” tapi cuma sebatas urusan perjenggotan dan perkawinan alias perkentuan alias perngencuan doang;

Mereka gemar mengutuk produk-produk kebudayan Amerika tetapi doyan banget dengan produk-produknya;

Mereka gemar mengkopar-kapirkan negara-negara Barat tapi hobi banget liburan dan ngelencer di negara-negara Barat;

Mereka pura-pura anti-China, padahal cinta mati dengan produk-produk China yang murah-meriah;

Mereka cinta mati sama onta sampai kencing-kencingnya juga dicintai;

Baca: “Surat Cinta” Fahira kepada Prof Sumanto Al-Qurtuby

Mereka gemar mengkapling surga (mungkin dikira “Perumnas”) karena kebelet ingin bercumbu dengan bidadari. Jadi bukan “surga” sebetulnya yang mereka kejar tapi “syurga” (habis syur, lega deh).

Itulah ciri-ciri mendasar kelompok “the living mummy” atau “manusia fosil” jaman now brow. Waspadalah karena kejahatan bisa datang dari kelompok yang hobi mengatasnamakan agama. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: