Headline News

Presiden Jokowi Kumpulkan Pati TNI dan Polri di Istana, Kenapa?

Senin, 13 Februari 2017 – 14.13 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan para perwira tinggi (pati) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengesahkan kenaikan pangkat para pati dan memberikan pengarahan langsung kepada mereka. (Baca: Denny Siregar: Duet Maut Jokowi-Kapolri Sikat Pengganggu NKRI)

“Presiden sebagai panglima tertinggi TNI, kita disahkan beliau untuk 37 orang ada yang naik bintang satu dan bintang dua,” kata Asdep Bidang Telekomunikasi dan Informatika Kemkopolhukam Marsekal Pertama DR Sigit Priyono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Pertemuan itu tidak digabung menjadi satu, melainkan terpisah. Sesi pertama, Presiden memberikan arahan kepada Pati TNI terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan pengarahan kepada Pati Polri.

Kepada para Pati TNI, Jokowi berpesan supaya tetap menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ideologi Pancasila.

“Beliau mengingatkan kesetiaan kita kepada negara, NKRI. Harus juga mempertahankan ideologi dan nilai-nilai di TNI. Kami juga berupaya mempertahankan NKRI sampai akhir hayat,” ujar Asisten Deputi II/VII Bidang Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam Marsekal Pertama Sigit Priyono, salah satu peserta pengarahan. (Baca: Denny Siregar: Langkah Maut Jokowi Hadapi Lawannya)

Sementara, kepada para Pati Polri, Jokowi juga berpesan agar meningkatkan kualitas pelayanan di masyarakat.

“Selain mengingatkan kami agar setia kepada negara, Pak Presiden juga berpesan pengabdian kepada masyarakat dengan pelayanan maksimal, itu saja,” ujar Kombes (Pol) Benny Setyawan yang baru ditempatkan dalam jabatan bintang satu, yakni Kepala BNN Provinsi Bengkulu. (Baca: Denny Siregar: Serangan Maut Jokowi)

Benny mengatakan, tidak ada pesan spesifik yang disampaikan Presiden, khususnya terkait konteks tugas pokok dan fungsi para Pati di dalam jabatan baru.

“Meskipun kan banyak yang diundang. Ada dari Brimob, Korlantas, Bareskrim, tapi pengarahannya umum-umum saja,” ujar Benny.

Pengarahan kepada Pati TNI-Polri masing-masing berlangsung sekitar 45 menit. Acara tersebut tertutup dari kalangan pewarta. (SFA/BerbagaiMedia)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Presiden Jokowi Kumpulkan Pati TNI dan Polri di Istana, Kenapa? | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: