Headline News

Presiden Jokowi: Kami dan Rakyat Indonesia Akan Selalu Perjuangkan Palestina

Kamis, 07 Desember 2017 – 12.26 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel. Pengakuan itu melanggar resolusi DK dan Majelis Umum PBB. Saya dan rakyat Indonesia tetap konsisten bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya.

Baca: Presiden Amerika Donald Trump Resmi Umumkan Yerusalem Ibukota Israel

Dalam pernyataan pers di Istana Bogor, Kamis (7/12), Presiden Joko Widodo menyebut “pengakuan sepihak itu melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB yang disana AS merupakan salah satu anggota tetap, juga Majelis Umum PBB,” kata jokowi. Pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel, kata Jokowi, “bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia.”

Saya meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Ia juga menyerukan PBB dan Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk segera membahas dan meentukan sikap.

“Saya akan datang sendiri ke sidang OKI itu,” katanya. KTT OKI akan berlangsung di Istanbul, 13 Desember mendatang.

Baca: WOW! Di Depan Sekjen PBB Presiden Jokowi Serukan Kemerdekaan Palestina

“Saya, rakyat Indonesia, kita semua, akan terus bersama rakyat Palestina dalam perjuangan untuk mencapai kemerdekaan Palestina,” tandas Jokowi.

Sebelumnya, dalam acara Bali Democracy Forum yang diadakan di Serpong, Kamis (7/12) ini Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi tampil mengenakan selendang Palestina.

“Saya berdiri disini, mengenakan selendang Palestina untuk menunjukkan komitmen kuat pemerintah Indonesia, rakyat Indonesia, untuk selalu bersama rakyat Palestina, untuk hak-hak mereka,” kata Menlu Retno. “Kami mengutuk pengakuan (AS terkait Yerusalem) itu,” Retno menegaskan.

Peta Yerusalem

Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel memang disambut dengan gelombang kecaman dan kritik dari berbagai penjuru dunia.

Amerika menjadi negara pertama di dunia yang secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Para pemimpin dari dunia Muslim dan masyarakat internasional lain melontarkan kemarahan mereka, dan sebagian memperingatkan bahwa langkah itu menimbulkan potensi kekerasan dan pertumpahan darah. Trump juga mengumumkan rencana pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Status Yerusalem merupakan jantung konflik panjang Israel-Palestina, karena Israel mencaplok Yerusalem Timur yang bagi Palestina merupakan ibu kota negara mereka di masa depan.

Baca: Jokowi: Perjuangan Rakyat Palestina Adalah Perjuangan Kita Semua

Trump mengatakan bahwa langkah itu merupakan “pengakuan atas kenyataan saat ini dan kenyataan sejarah” namun bukan merupakan pernyataan politik, dan tidak akan mengubah batas-batas fisik dan politik Yerusalem.

“Akhirnya hari ini kita mengakui hal yang sudah jelas: bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel,” kata Presiden Trump.

“(Pengakuan) ini, tidak lebih dan tidak kurang, adalah sebuah pengakuan atas realitas. Hal ini juga merupakan hal yang benar untuk dilakukan. Ini hal yang harus dilakukan,” kata dalam pidato khusus itu. Bagaimana dunia bereaksi atas keputusan yang merupakan perwujudan dari janji kampanye Trump ini?. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: