Headline News

Prancis Tak Lagi Tuntut Bashar Assad Mundur

Presiden Suriah

MOSKOW – Prancis tidak menuntut pengusiran tanpa syarat Presiden Suriah Bashar Assad lagi, karena negara itu fokus pada perang melawan terorisme di negara yang dilanda konflik, Duta Besar Prancis untuk Rusia Sylvie Bermann mengatakan kepada surat kabar Kommersant dalam sebuah wawancara yang dirilis pada hari Minggu, seperti dilansir Arabic.SputnikNews (06/05).

Baca: ANEH! Komentar Tak Jelas Menlu Prancis Tentang Rusia Bantu Usir ISIS di Suriah

Ketika ditanya tentang tujuan-tujuan Perancis di Suriah, Bermann mengatakan bahwa “pertama-tama, perang melawan terorisme,” dan menambahkan bahwa dalam hal ini Prancis bersolidaritas dengan Rusia. Masalah utama kedua adalah masalah pengungsi, menurut duta besar.

“Tidak dapat diterima bahwa seseorang hanya berhasil memenangkan kembali wilayah negara dari militan dan Bashar Assad tetap berkuasa, seperti sebelumnya… Kami tidak akan memutuskan untuk rakyat Suriah, tetapi kami tidak berbicara tentang permintaan untuk pemecatan tanpa syarat Bashar Assad,” kata Bermann.

Baca: Ratusan Militan Asal Prancis Masih Bertahan di Suriah dan Irak

Prioritas Perancis di Suriah termasuk penyediaan bantuan kemanusiaan, mencari solusi politik yang akan melibatkan semua pihak dari konflik Suriah, pencegahan menggunakan senjata kimia dan memerangi terorisme, menurut Bermann.

“Kami tidak memiliki perselisihan mendasar dengan Moskow mengenai masalah ini,” kata duta besar itu.

Baca: Presiden Perancis Macron: Assad Akan Tetap Berkuasa di Suriah

Suriah telah berada dalam keadaan perang sipil sejak 2011. Pasukan pemerintah berperang melawan kelompok-kelompok teroris. Sejumlah negara, seperti Rusia, dan organisasi internasional, termasuk PBB, telah memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara yang dilanda krisis. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: