Fokus

Potret Mosul Pasca Dibebaskan

Selasa, 18 Juli 2017 – 08.19 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSUL – Seorang koresponden RIA Novosti berbicara dengan para pengungsi dan tentara di sebuah pos pemeriksaan di jalan keluar Mosul, saat ratusan orang sedang dalam perjalanan keluar dari reruntuhan kota tersebut. (Baca: 150 Intelijen Saudi Bergabung dengan ISIS dalam Pertempuran Mosul)

Pekan lalu, Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi mengumumkan pembebasan penuh Mosul dari teroris ISIS, berkat operasi anti-teror pimpinan Irak yang diluncurkan pada Oktober tahun lalu.

Pada hari Jumat, dilaporkan bahwa pertempuran antara teroris ISIS dan pasukan pemerintah telah dimulai kembali di kedua sisi Tigris, terutama di daerah as-Shahuan dan al-Qyliath di kawasan kota Tua.

Pada hari Senin, koresponden RIA Novosti mengamati ratusan pengungsi yang telah berkumpul di An-Nasr yang menyeberang dari Mosul. Tentara Irak di sebuah pos pemeriksaan memeriksa identitas para pengungsi terhadap daftar orang-orang yang dicari oleh pasukan keamanan sebelum mengirim mereka ke kamp-kamp pengungsi terdekat. (Baca: Qassem Soleimani: Kemenangan Mosul untuk Seluruh Dunia)

Seorang wanita muda dari Mosul mengatakan kepada RIA Novosti bahwa dia telah melarikan diri ke Mosul timur hampir sebulan yang lalu, di tengah pertempuran sengit di kota Tua. Setelah mencoba kembali ke rumah, keluarganya menemukan bahwa rumah mereka tidak dapat dihuni, memaksa mereka untuk meninggalkan daerah itu lagi.

“Kami tinggal di sisi timur selama 25 hari, tapi kami tidak punya apa-apa lagi, tidak ada uang, jadi kami memutuskan untuk kembali. Saya kembali bersama anak perempuan saya yang berusia lima tahun, namun saya mendapati bahwa rumah kami benar-benar di hancur,” katanya sambil menahan air mata.

“Di lingkungan tempat tinggal kita, tidak ada yang tersisa: tidak ada orang, tidak ada rumah, hanya ada bau kematian dan darah, suara tembakan dan mesiu peluru. Setiap langkah jadi menakutkan, karena ada bahan peledak hampir di mana-mana,” katanya.

Seorang wanita tua bernama Im Rasul mengatakan kepada wartawan bahwa teroris telah meledakkan rumahnya saat dia bersama anak-anak di ruang bawah tanah. Mereka akhirnya lolos setelah tinggal di sana selama dua hari. (Baca: PM Irak Resmi Umumkan Kemenangan atas ISIS di Mosul)

“Ini adalah situasi yang sulit, masih ada tembakan dan ledakan, tidak ada pasar atau pekerjaan, kami hanya menunggu bantuan setiap hari, itu saja. Tidak ada kehidupan,” katanya.

Tentara Irak di pos pemeriksaan mengatakan bahwa sebagian besar pengungsi yang melewati pos pemeriksaan tersebut adalah penduduk Tal Afar, sebuah kota yang dekat dengan perbatasan Suriah dimana teroris ISIS. Para tentara mengatakan bahwa sebagian besar pengungsi dari Mosul Barat adalah sanak keluarga pejuang ISIS.

“Pengungsi yang tiba di Jembatan An-Nasr dibawa ke hotel Abravi dan ke titik inspeksi di hotel Neinawa, di mana daftar orang-orang yang dicari oleh petugas keamanan berada,” seorang tentara menjelaskan. Para tentara mengatakan bahwa bagian barat Mosul tertutup bagi wartawan karena alasan keamanan. (Baca: Militer Irak Nyatakan Mosul Bebas dari Teroris ISIS)

“Langkah-langkah ini diambil demi keamanan wartawan, karena proses pencarian bom dan ranjau masih berlangsung,” kata juru bicara komando militer Irak Mohammed Al-Baydani.

Tentara dengan hati-hati mencari barang-barang milik para pengungsi, suara bom bisa didengar dan sebuah konvoi kendaraan tempur tentara Irak dan Unit Mobilisasi Populer (PMU) berguling melintasi jembatan menuju bagian sejarah Mosul.

Kendaraan tempur milik koalisi anti-ISIS internasional pimpinan AS juga tiba di Mosul, termasuk yang bertanda Austria, koresponden tersebut melaporkan. (Baca: Hashd Al-Shaabi Bantah Peran AS Dalam Pembebasan Mosul di Irak)

“Ini adalah kontingen penasihat dari koalisi internasional yang membantu militer kita, tidak hadir di garis depan dan tidak berpartisipasi dalam pertempuran, di antara kontingen adalah dokter militer, yang bekerja dengan unit anti-terorisme,” Perwira Irak itu menjelaskan. (SFA)

Sumber: Sputnik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: