Headline News

Polri Buru Sponsor Buku Jokowi Undercover

Minggu, 08 Januari 2017 – 08.10 wib

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Pihak kepolisian terus mendalami kasus pembuatan buku Jokowi Undercover yang dinilai melanggar UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Lembaga yang dipimpin Jenderal Tito Karnavian itu berupaya mengetahui dan memburu siapa sponsor pembuatan buku tersebut.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Polri Kombespol Martinus Sitompul menjelaskan, saat ini telah ada delapan saksi yang diperiksa sehubungan dengan buku Jokowi Undercover. “Identitas delapan saksi ini masih dirahasiakan,” ujarnya. (Baca: Doa Ibunda Jokowi Terkabulkan)

Sebab, penyidik masih berupaya merangkai struktur hukum dalam kasus tersebut. Hal itu penting untuk bisa menguak lebih dalam motif dan siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut. “Semua coba dirangkai utuh,” tambahnya.

Dengan demikian, akan diketahui siapa yang menjadi sponsor pembuatan buku yang di dalamnya menuduh Presiden Jokowi sebagai anak anggota PKI itu. Siapa yang menjadi editor dan memperbanyak buku tersebut juga akan diketahui. “Proses awal hingga akhirnya akan diketahui,” ucapnya.

Apakah Polri sudah mengantongi identitas sponsor itu? Martinus enggan menjawab. Namun, siapa pun yang terlibat dalam pembuatan buku tersebut tentu akan dijerat hukum. “Semuanya akan dilihat dulu,” ujar dia.

Martinus mengungkapkan bahwa ada saksi ahli yang juga diperiksa untuk bisa memastikan bagaimana proses dan pembuatan sebuah buku. “Saksi ahli itu ada beberapa ya. Untuk mengetahui bagaimana secara umum pembuatan buku,” bebernya.

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan bahwa Polri juga menelusuri penyebaran buku tersebut. Di mana saja distribusinya dan siapa pembelinya. “Ini menjadi penting agar buku itu tidak menimbulkan dampak lainnya,” tutur dia. (Baca: Ustadz Bangsa Itu Bernama Jokowi)

Selama ini buku tersebut telah diperjualbelikan secara online. Tentu akan dideteksi siapa saja pembelinya. “Kan secara online, nanti dicek siapa yang sudah punya buku itu dan untuk apa,” katanya. (SFA)

Sumber: JawaPos

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: