Fokus

Polisi: Tidak Ada Nama Ratna Sarumpaet di Sejumlah RS Bandung

Foto Ratna Sarumpaet
Foto Ratna Sarumpaet

BANDUNG – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Komisaris Besar Umar Surya Fana menyampaikan pihaknya tidak menemukan pasien atas nama Ratna Sarumpaet di sejumlah rumah sakit yang berada di Bandung.

Dia menyebut salah satu rumah sakit di Bandung yang telah disambangi pihak kepolisian untuk mengecek keberadaan pasien atas nama Ratna Sarumpaet ialah Rumah Sakit Hasan Sadikin di Jalan Pasteur.

Baca: Polisi Belum Terima Laporan Pengeroyokan Ratna Sarumpaet 

“Sampai saat ini dicek di Rumah Sakit Hasan Sadikin, instalasi gawat darurat (IGD), dan beberapa rumah sakit di Bandung, tidak ada nama Ratna Sarumpaet dirawat,” kata Umar saat dikonfirmasi, Selasa (2/10).

Umar juga mengatakan pihaknya belum menerima laporan polisi baik di Polda Jawa Barat atau Polrestabes Bandung seputar dugaan tindak penganiayaan yang dialami oleh Ratna.

Meski demikian pihak kepolisian akan terus melanjutkan penyisiran keberadaan Ratna ke sejumlah klinik yang berada di Bandung.

“Jajaran Polsek sedang melakukan penyisiran di klinik-klinik,” ucap dia.

Hasil pengecekan di Polrestabes Bandung dan 28 Polsek Jajaran dari tanggal 21 September s/d      2 Oktober 2018 tidak ada Laporan Polisi penganiayaan atas nama korban Ratna Sarumpaet.

Adapun rumah sakit yang sudah dilakukan pengecekan hasilnya NIHIL diantaranya:

  1. RS. Hasan Sadikin
  2. RS. Muhammadiyah
  3. RSUD. Ujung berung
  4. RS. Hermina Arcamanik
  5. RS. Hermina Pasteur
  6. RS. Halmahera
  7. RS. Sariningsih
  8. RS. Dr. Salamun
  9. RS. Adven
  10. RS. Boromeus
  11. RS. Santosa gardujati
  12. RS. Kebon jati
  13. RS. Rajawali
  14. RS. Santoyusup
  15. RS. Al islam
  16. RS. Santosa jl kopo
  17. RS. Melinda 1
  18. RS. Ibu & Anak antap
  19. RS. Limijati
  20. Poliklinik BMS
  21. RS. Rotinsulu.
  22. Puskesmas Nihil.
  23. RS. Melinda 2

Selain itu juga kami telah melaksanakan lidik dan koordinasi dengan pihak Bandara Husein Sastranegara Bandung, diantaranya:

  1. Dan Sat Pom AU Mayor Pom Made Oka (Pengecekan Pos Induk, Pos 1, Pos 2, Pos 3 dan Pos 4).
  2. Kordinator AVSEC Bpk Agus Hidayat (Angkasa Pura).
  3. Bpk Urip rahardjo (Ofice In Charge)
  4. Seluruh supir taxi, supir rental Bandara, tukang parkir dan porter Bandara.
  5. Dilakukan Pengecekan terhadap semua manifest kedatangan-penerbangan Garuda, Citilink, Nam Air, Xpres Air dan Air Asia.

Dengan hasil tidak ada nama Ratna Sarumpait  dalam manifest keberangkatan dan kedatangan

Sebelumnya, musikus Ahmad Dhani membenarkan peristiwa pemukulan dialami oleh rekannya tersebut. Ratna diduga dipukuli saat berada di Bandung. Namun, dia tidak tahu persis kapan peristiwa itu terjadi.

“Iya benar (dianiaya) di Bandung. Tadi pagi saya telepon tapi belum cerita [kronologinya],” ujarnya kepada CNNIndonesia com, Selasa (2/10).

Dhani belum dapat memberikan keterangan lebih rinci soal pemukulan tersebut. Namun, Ratna mengaku mengalami luka lebam di kedua matanya dan patah gigi karena pemukulan itu.

“Mukanya lebam, giginya patah. Dipukulin giginya patah,” katanya.

Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema menyatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan Ratna Sarumpaet dianiaya.

Irman menyayangkan Ratna tak melaporkan kepada pihak kepolisian jika benar ada kejadian penganiayaan.

“Kami menyayangkan, kalau ada kejadian tersebut sebaiknya melaporkan supaya kepolisian bisa segera melakukan langkah-langkah hukum untuk menindaklanjuti hal tersebut,” katanya. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: ''Ratna Sarumpaet Dikeroyok', Netizen Semprot 'Oposisi Kardus' | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: