Fokus

Polisi Rilis Identitas 5 Orang Terduga Teroris yang Akan Ledakkan Istana Presiden

Rabu, 16 Agustus 2017 – 00.21 Wib,

SALAFYNEWS.COM, BANDUNG – Pihak kepolisian yang diwakili oleh Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus merilis inisial lima terduga teroris yang ditangkap di sebuah kamar kontrakan di Jalan Jajaway, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa (15/8/2017) pagi. (Baca: Densus 88 Tangkap 5 Orang Terduga Teroris yang Akan Serang Istana Presiden)

Beberapa objek vital nasional yang menjadi sasaran lima terduga teroris ini salah satunya adalah Istana Presiden RI. “Dari keterangan mereka, salah satu targetnya adalah meledakkan bom di Istana Negara,” ungkapnya.

Selain itu, para tersangka terduga teroris juga akan meledakkan Markas Komando (Mako) Brimob di Jakarta dan Bandung. “Petugas Polri di lapangan juga menjadi target mereka,” jelasnya. Satu orang pria yang ditangkap di lokasi tersebut adalah Y (30) asal Sumatera Barat. Dia diketahui baru lima hari mengontrak di lokasi tersebut. (Baca: Jaringan Terorisme Global Ancam Indonesia)

Tersangka lainnya adalah seorang perempuan asal Klaten berinisial AK (24) yang ditangkap bersama dengan seorang pria asal Sumenep berinisial AR (20). Keduanya ditangkap di sebuah kamar kontrakan di sekitar Kiaracondong yang lokasinya tidak begitu jauh dari kamar kontrakan Y.

“AR dan AK ini suami istri. Keduanya pernah dideportasi dari Hongkong karena mengajarkan ajaran radikalisme,” kata Yusri saat ditemui di lokasi penangkapan Y, Selasa sore.

Dua tersangka lainnya yang juga ditangkap di tempat berbeda adalah seorang pria asal Kediri bernama SH (30) dan asal Kota Bandung, R alias I (28). “Y dan R ini penyumbang dana sekaligus pembuat bom,” ungkapnya. (Baca: Indonesia Punya Banyak Bibit Teroris yang Muncul dari Pelaku Intoleran)

Di dalam kamar kontrakan yang disewa oleh Y terdapat bahan peledak yang sampai saat ini masih diperiksa secara hati-hati oleh Unit Jibom Polda Jawa Barat. “Beberapa hari lalu mereka mengontrak rumah ini untuk dijadikan tempat menyimpan bahan peledak,” tandasnya. (SFA)

Sumber: Kompas

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: