Nasional

Polda Kepri Tangkap Pelaku Penyebar Berita Hoax Sebut Jokowi Pesan Sabu 250 Ton

Selasa, 06 Maret 2018 – 16.30 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIAU – Maraknya pemberitaan terkait peredaran narkoba khususnya jenis sabu telah menjadi pusat perhatian masyarakat. Banyaknya berita artis dan tokoh publik yang diciduk oleh BNN dan Kepolisian selama sebulan terkahir ini.

Baca: Posting Gambar Hoax ‘PDIP Tidak Butuh Suara Umat Islam’ Ibu RT Ditangkap Polisi

Salah satu Akun Facebook bernama Aji Permana Poetra memposting informasi yang menyebarkan fitnah. Isi unggahannya perihal penyelundupan sabu-sabu yang digagalkan Badan Narkotika Nasional (BNN). Dia menyebut bahwa Komjen Budi Waseso dicopot dari posisi kepala BNN karena menggagalkan penyelundupan sabu-sabu asal Tiongkok. Aji Pernama Poetra merupakan akun palsu dari buatan Dendi Januardi. Akibat perbuatannya, Dendi diamankan oleh Tim Cyber Patrol Polda Kepri di Perumahan Mediterania, Batam Kota, Batam, Minggu (4/3).

Baca: Netizen: Jokowi Presiden Pecinta Kyai dan Habaib

Tim Cyber Patrol Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengamankan seorang pria yang diduga menyebarkan fitnah melalui media sosial. Ada pria berinisial DJ yang membuat unggahan di Facebook dengan menyebut Presiden Joko Widodo memesan sabu-sabu dari Tiongkok.

Polda Kepri membekuk DJ di Perumahan Mediterania, Batam Kota, Batam, Minggu (4/3). “Pelaku sudah kami amankan,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga, Senin (5/3).

Erlangga menjelaskan, DJ menggunakan akun Dendi Januardi dan Aji Permana Poetra di Facebook untuk menyebarkan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pada akun Aji Permana Poetra di Facebook tertulis soal penyelundupan sabu-sabu yang digagalkan Badan Narkotika Nasional (BNN). Dalam unggahan Aji Permana Petra disebutkan bahwa Komjen Budi Waseso dicopot dari posisi kepala BNN karena menggagalkan penyelundupan sabu-sabu asal Tiongkok.

Baca: Hari Ini Presiden Jokowi Lantik Irjen Heru Jadi Kepala BNN di Istana Negara

“Sabu 250 ton itu pesanan Jokowi dan digagalkan Buwas, makanya Buwas diganti Jokowi, karena rencananya gagal,” tulis akun tersebut. Tentu saja unggahan itu jadi omongan warganet. Terlebih, Buwas lengser dari BNN karena memasuki masa pensiun.

Namun, unggahan itu sudah dihapus dari akun Aji Permana Poetra di Facebook. Hanya saja, screenshot berisi ujaran kebencian tersebut terlanjur telah beredar secara viral.

Akhirnya, DJ dibekuk Polda Kepri. Kini, pria asal Bengkulu itu dijerat dengan Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) dan atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (SFA/BerbagaiMedia)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: