Headline News

PM Israel ‘Netanyahu’ Puji Keputusan Trump Akui Yerusalem jadi Ibukota Israel

Kamis, 07 Desember 2017 – 09.28 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEL AVIV – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memuji pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

PM Israel, Benyamin Netanyahu

Baca: Lawan Trump, Hashtag #FreePalestine, #SaveAlQuds Penuhi Medsos Twitter

“Negara-negara lain juga harus mengikuti AS dengan juga memindahkan kedutaan besar mereka ke Yerusalem,” kata Netanyahu, dikutip dari Independent, Kamis 7 Desember 2017.

Pada 06 Desember, pukul 13.00 siang waktu Amerika, Trump telah mengumumkan bahwa AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Pengakuan ini ditandai dengan mulainya proses pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Keputusan Trump merupakan langkah penting menuju perdamaian. Karena tidak ada perdamaian tanpa memasukkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel,” ujar Netanyahu lagi.

Baca: Bentrokan Dahsyat Palestina-Israel Pasca Deklarasi Trump Terkait Yerusalem Ibukota Israel

Sadar keputusannya mendapatkan penolakan keras dari para pemimpin regional, Trump menggarisbawahi tetap berkomitmen untuk membantu memfasilitasi kesepakatan damai yang dapat diterima Israel dan Palestina.

Baca: Presiden Amerika Donald Trump Resmi Umumkan Yerusalem Ibukota Israel

Sementara di sisi lain, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk dan menolak keputusan Trump. Dalam pidatonya di televisi, ia mengatakan bahwa tindakan tersebut akan memicu kelompok ekstrimis melakukan aksinya. Bahkan di medis sosial twitter ramai hastag #FreePalestine, #SaveAlQuds, #القدس_عاصمه_فلسطين_الابديه ini merupakan sebuah protes dunia akan konspirasi busuk Amerika dan Zionis Israel untuk mengambil alih Palestina. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: