Headline News

PM Irak Resmi Umumkan Pembebasan Kota Tal Afar

Jum’at, 01 September 2017 – 07.20 Wib,

SALAFYNEWS.COM, BAGHDAD – Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan bahwa kota utara Tal Afar dan seluruh provinsi Niniwe telah bersih dari kelompok teroris ISIS Takfiri.

Baca: Hajar ISIS, Tentara Irak-Hashd Al-Shaabi Pegang Penuh Kendali di Tal Afar

“Tal Afar telah dibebaskan. Kami katakan kepada teroris ISIS: Dimanapun Anda berada, kami akan datang untuk Anda dan Anda tidak punya pilihan selain menyerah atau mati,” kata Abadi dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis.

Pengambilan kembali Tal Afar dimungkinkan dengan bantuan tentara Irak, Polisi Federal, unit kontraterorisme, pasukan sukarela, dan Pasukan Cepat, kata Abadi. “Kebahagiaan kita sudah selesai, kemenangan telah tiba dan provinsi Niniwe sekarang sepenuhnya berada di tangan pasukan kita,” perdana menteri Irak menambahkan.

Baca: Breaking News: Pasukan Irak & Hashd Al-Shaabi Bebaskan Kota Kunci di Tal Afar

Abadi juga mengungkapkan tekad Baghdad untuk membebaskan seluruh wilayah Irak dan mempertahankan sikap tegasnya terhadap teroris yang menimbulkan ancaman bagi seluruh wilayah.

Abadi mengumumkan bahwa Tal Afar telah “mendapatkan tempatnya di wilayah nasional,” dan menambahkan, “Kami berjanji kepada Anda, rakyat kami, bahwa kami akan terus membebaskan setiap senti dari tanah Irak.”

Tal Afar, yang terletak sekitar 150 kilometer dari perbatasan Suriah, termasuk di antara kota-kota terakhir yang diduduki ISIS di Irak. Pembebasan Tal Afar dari ISIS dari apa yang dulunya merupakan rute pasokan utama antara wilayahnya di Suriah dan Irak. Tentara Irak dan pejuang sekutu dari Unit Mobilisasi Populer telah memimpin operasi besar untuk menyingkirkan elemen Takfiri.

Baca: Anggota Parlemen Irak: ISIS Bakar Banyak Muslimah di Tal Afar

Pasukan Irak melancarkan operasi pembebasan Tal Afar pada 20 Agustus, satu bulan setelah merebut kota terbesar kedua di negara itu, Mosul, yang merupakan “ibukota” ISIS di Irak. ISIS melepaskan sebuah kampanye kematian dan penghancuran di Irak pada tahun 2014, namun saat ini mundur dari sebagian besar wilayah yang berada di bawah kendalinya di Irak dan Suriah, karena kemajuan baru-baru ini yang dilakukan oleh pasukan Irak dan Suriah di medan perang. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: