Headline News

PM Irak Resmi Umumkan Kemenangan atas ISIS di Mosul

Senin, 10 Juli 2017

SALAFYNEWS.COM, BAGHDAD – Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi secara resmi telah mengumumkan “kemenangan” terakhir atas kelompok teroris ISIS Takfiri di Mosul, setelah delapan bulan pertempuran melawan ekstremis, yang telah meninggalkan bagian kota terbesar kedua di negara tersebut dalam reruntuhan.

“Panglima Angkatan Bersenjata (Perdana Menteri) Haider al-Abadi, tiba di kota Mosul yang telah dibebaskan dan memberi selamat kepada pejuang heroik dan rakyat Irak atas kemenangan besar tersebut,” sebuah pernyataan yang dibacakan dari kantornya pada hari Minggu (9/07).

Menurut sumber Irak, pihak berwenang pemerintah merencanakan satu minggu penuh kegembiraan di seluruh negeri setelah pernyataan resmi kemenangan di Mosul.

Pembebasan kembali Mosul, yang terletak sekitar 400 kilometer di utara ibukota Baghdad, akan menandai akhir kehancuran ISIS di Irak.

ISIS Takfiris, yang terpojok di kota tersebut, telah bersumpah “berjuang sampai mati.” Militan telah berusaha mengirim pengebom wanita berkerudung di antara ribuan warga sipil yang terluka, kurang gizi dan ketakutan, yang melarikan diri dari bentrokan berat antara tentara pemerintah dan para teroris.

Sebelumnya pada hari Minggu, juru bicara Komando Operasi Gabungan Irak, Brigadir Jenderal Yahia Rasoul, mengatakan kepada jaringan televisi al-Iraqiya yang dikelola negara bahwa tentara dari Operasi Pembebasan Niniev telah membunuh 30 militan yang berusaha melarikan diri dengan berenang melintasi sungai Tigris.

Biro media Komando Operasi Gabungan Irak juga mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa anggota Kontra Terorisme (CTS) telah menguasai sepenuhnya lingkungan al-Maidan di kota Tua Mosul.

Secara terpisah, kantor berita Shafaaq berbahasa Arab, mengutip pejabat keamanan yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa pasukan pemerintah telah maju dalam beberapa meter persegi terakhir yang sebelumnya dikuasai oleh teroris ISIS di bata Mosul, dan mengambil alih distrik Qaleyyat dan Shahwan.

Pasukan Irak menguasai Mosul timur pada Januari setelah 100 hari pertempuran, dan melancarkan pertempuran di barat pada 19 Februari.

Diperkirakan 862.000 orang telah mengungsi dari Mosul sejak pertempuran merebut kembali kota tersebut dimulai pada delapan bulan lalu. Sebanyak 195.000 warga sipil juga telah kembali, terutama ke wilayah yang sudah terbebas dari cengkeraman ISIS. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: