Eropa

PM Inggris Rapat Darurat Pasca Ledakan Bom di Stasiun London

Jum’at, 15 September 2017 – 18.02 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Perdana Menteri (PM) Inggris Teressa May menggelar rapat kabinet darurat setelah terjadinya ledakan di stasiun bawah tanah Parsons Greens London Inggris, Jum’at (15/9) pagi waktu setempat.

Baca: Teroris Kembali Beraksi, Sebuah Ledakan di Stasiun London

Lewat akun resmi, May juga menyatakan: “Kami memikirkan mereka yang terluka di Parsons Green, dan juga para petugas darurat yang -untuk sekali lagi- merespons insiden diduga teror ini dengan cepat dan berani.”

Para penumpang kereta mendengar suara ledakan keras dan juga kilat api di dalam salah satu gerbong kereta pada Jumat pagi. Tidak ada korban jiwa, tapi sejumlah korban terluka karena ledakan yang disebut Kepolisian Metropolitan sebagai aksi teror tersebut.

Baca: Pelaku Serangan London, Mantan Guru di Arab Saudi

Insiden ini adalah yang keempat yang terjadi di Inggris sepanjang 2017 setelah aksi teror di jembatan London, bom Manchester, dan taman Finsbury di London bagian utara.

Konsultan media, Richard Aylmer-Hall, 53 tahun, yang duduk di dalam kereta menuju London Sentral mengatakan ada kepanikan di sekelilingnya.

“Tiba-tiba ada kepanikan, banyak orang berteriak, dan ada banyak teriakan,” ujarnya seperti dikutip dari The Guardian.

Baca: Studi Inggris: Saudi Habiskan 87 Miliar Dolar Untuk Sebarkan Wahabisme di Seluruh Dunia

“Ada seorang wanita di stasiun yang mengatakan bahwa ia melihat sebuah tas, kilatan cahaya, dan suara ledakan. Sehingga pasti ada sesuatu yang meledak.” (SFA/CnnIndonesia)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: