Headline News

Pertemuan Fenomenal Bashar Assad dan Erdogan dalam Waktu Dekat

Sabtu, 25 November 2017 – 09.41 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidak mengesampingkan kemungkinan kontak dengan Bashar Assad, hal ini menandakan sebuah tanda pertarungan dengan oposisi yang dipegang teguh untuk masa depan Suriah.

Baca: Erdogan: Perundingan di Sochi Tentukan Masa Depan Suriah dan Kawasan

“Pintu politik selalu terbuka sampai menit terakhir,” kata Erdogan saat ditanya tentang kemungkinan kontak atau kerja sama dengan Assad.

Komentar Erdogan dilaporkan oleh surat kabar Hurriyet dan media Turki lainnya pada hari Jum’at (24/11/2017), selepas pertemuan trilateral dengan Rusia dan Iran untuk mempromosikan penyelesaian damai di Suriah.

Meskipun Rusia dan Iran telah mendukung pemerintahan Bashar Assad sejak awal konflik Suriah, pada bulan Maret 2011 dan Turki telah mendukung musuh-musuhnya, ketiga negara telah bekerja sama untuk membantu menengahi penyelesaian krisis secara damai.

Baca: Pasukan Elite Suriah Tangkap dan Tahan Lebih dari 250 Teroris ISIS di Deir Ezzor

Retorika anti-Assad Ankara terlihat telah melunak, dan menurun jelas pertemuan trilateral dengan Rusia dan Iran di resor Sochi Laut Hitam, Rusia, pada hari Rabu.

Turki memperjelas “keberatannya” mengenai peran Assad dalam masa depan Suriah, Mahir Unal, juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan, mengetakan kepada wartawan.

Unal mengatakan Turki menekankan bahwa harus ada negosiasi antara Assad dan pihak oposisi.

“Bukan logika negosiasi untuk memiliki posisi yang tepat mengenai solusi politik dan apakah transisi akan dilakukan dengan atau tanpa Assad,” katanya.

Suriah dan Turki curiga terhadap niat AS di negara bagian Arab utara, dimana Washington mendukung militan Kurdi.

Ankara menganggap militan yang mengendalikan bentangan wilayah yang signifikan di Suriah, sebuah kelompok teror dan Kurdi sendiri berbatasan dengan Turki.

Baca: Koalisi Baru Timur Tengah “Iran, Turki, Irak, Suriah, Rusia, Qatar” Segera Terwujud

Pemerintah Suriah menyambut baik pernyataan penutupan pertemuan puncak trilateral yang menyerukan penyelesaian konflik secara politis.

Putin menyerukan sebuah kongres pemerintah Suriah dan oposisi untuk menyusun kerangka kerja untuk struktur masa depan negara Suriah, yang mengadopsi sebuah konstitusi baru dan mengadakan pemilihan di bawah pengawasan PBB. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: