Headline News

Persiapan Pindah Kedubes, AS Beli Hotel di Yerusalem

Selasa, 26 Desember 2017 – 12.32 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ISRAEL – Sumber media Israel mengungkapkan bahwa pemerintah AS telah membeli sebuah hotel di kota Yerusalem sebagai persiapan untuk memindahkan kedutaan AS ke kota tersebut, yang merupakan pelaksanaan dari keputusan presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Baca: Kalah Voting soal Yerusalem, AS Langsung Potong Bantuan PBB Rp 3,8 Triliun

Menurut pusat informasi Palestina, saluran ketujuh Israel pada hari Senin (25/12) mengatakan bahwa hotel tersebut bernama hotel Diplomat, yang terletak di sebelah tenggara Yerusalem, dan di operasikan departemen Imgirasi dan penyerapan Israel.

Pusat informasi Palestina melaporkan bahwa anggota Knesset, Xenia Svetlovna mengatakan kepada saluran Israel bahwa pemerintah AS baru saja membeli bangunan hotel tersebut.

Pusat informasi Palestina mengatakan bahwa saluran Israel  baru-baru ini mengungkapkan tentang kedatangan delegasi AS yang diketuai oleh seorang perwakilan pribadi Trump, untuk memeriksa persiapan di lapangan untuk memindahkan kedutaan besar AS ke Yerusalem.

Saluran kedua Israel mengatakan bahwa kedutaan besar AS akan dipindahkan ke hotel Diplomat di wilayah Arnona di Yerusalem untuk sementara waktu sampai tempat khusus kedutaan AS selesai dibangun, di mana tim teknisi akan menempatkan sejumlah kamera dan pintu keamanan elektronik di pintu masuknya.

Baca: Menlu Palestina Kecam Keras Putusan Guatemala Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Menurut saluran yang sama, Departemen Perencanaan Kota Yerusalem juga telah menyetujui sebuah rencana teknik untuk membangun sebuah gedung untuk Kedubes AS di Yerusalem yang mencakup ruangan-ruangan yang dibentengi, dan tempat peristirahatan serta dinding keamanan di sekitarnya.

Sementara itu, kepala perencanaan kota Yerusalem, Meir Turgemen mengatakan bahwa, “Insinyur kedutaan Amerika datang ke Yerusalem seminggu yang lalu untuk mengawasi rencana pembangunan tersebut”.

Ia menambahkan, “Standar bangunan yang dipresentasikan pada rencana bangunan kedutaan AS berbeda dengan yang diterapkan di Israel, dan rencananya mencakup pembangunan sebuah bangunan tidak tinggi untuk menghindari serangan dari jet-jet tempur”.

Baca: Yerusalem Ibu Kota Israel Cara Trump Usir Warga Palestina

Pada tanggal 6 Desember au, presiden AS Donald Trump telah mengumumkan pengakuan negaranya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan keinginan negaranya untuk memindahkan Kedubes AS ke Yerusalem di tengah kecaman dan penolakan yang keras dari negara-negara Arab dan dunia internasional. (SFA)

Sumber: Arabic SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: