Headline News

Perseteruan Panas Netanyahu dan Polisi Israel Terkait Korupsi dan Pengkhianatan

Kamis, 15 Februari 2018 – 07.11 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEL AVIV – Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu pada hari Selasa (13/02) telah membantah tuduhan polisi yang diarahkan kepadanya terkait pengkhianatan dan menerima suap.

Netanyahu dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam mengatakan bahwa, “Saya melakukan segalanya untuk negara ini, bukan untuk mendapatkan keuntungan atau pencitraan media untuk kepentngan saya”.

Baca: Netanyahu Tersandung Kasus Korupsi

Netanyahu telah menyatakan bahwa dia tidak melakukan kesalahan apapun, dengan mengatakan berkali-kali bahwa “tidak akan ada apa-apa, karena tidak ada apa-apa.” Netanyahu juga secara terbuka mempertanyakan kredibiltas komisaris polisi dan pejabat tinggi lainnya yang menangani penyelidikan.

Ia menambahkan bahwa “tuntutan polisi terhadap saya akan berkahir tanpa jejak”. Ia juga mengatakan bahwa “rekomendasi polisi untuk mendakwa saya berangkat dari kenyataan bahwa ada penyidik yang menargetkan saya dengan tuduhan palsu”.

Polisi Israel telah menginformasikan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa pihaknya telah merekomendasikan agar Netanyahu diadili atas tuduhan menerima suap dan ketidakjujuran dalam dua kasus (File 1000) mengenai menerima manfaat dan hadia dari orang-orang kaya dan pengusaha.

Baca: Diduga Korupsi, PM Israel Kembali Diperiksa Polisi

Dakwaan kedua adalah kasus File 2000 yang terkait dengan pemilik surat kabar Yedioth Ahronoth dan melakukan negoisasi dengan tujuan memperoleh pencitraan dari editorial surat kabar tersebut terhadap Netanyahu.

Baca: Demo Puluhan Ribu Warga Israel Kecam Korupsi Pemerintahan Netanyahu

Pemerintah Israel menuntut agar polisi menunda penerbitan rekomendasinya mengenai tuduhan korupsi dan pengkhianatan Netanyahu. Namun pada senin malam (11/02), Pengadilan Tinggi Israel menolak petisi yang menentang publikasi rekomendasi polisi dalam berkas investigasi mengenai dugaan korupsi yang menjerat Netanyahu setelah penasihat hukum pemerintah Israel, Avihai Mendelbit menginstruksikan polisi untuk menunda publikasi rekomendasinya. (SFA/Arabic.Sputniknews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: