Fokus

Persekongkolan Jahat Turki-Teroris Tekan Rusia dalam Perundingan Astana

Sabtu, 07 Januari 2017 – 09.52 wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Sebuah sumber keamanan operasi pasukan sekutu-sekutu Suriah, mengatakan tentang apa yang terjadi di balik layar (red; persekongkolan) antara para pejabat Turki dan Jabhat al-Nusra, serta yang terjadi secara terorganisir di Suriah, dan Idlib, khususnya upaya pengaturan dokumen-dokumen untuk perundingan di Astana. (Baca: Konvoi Truk dari Turki Sarat Amunisi-Senjata Tampak Masuki Wilayah Teroris ISIS)

Jabhat Nusra sedang mempersiapkan beberapa serangan dalam upaya untuk merusak perjanjian gencatan senjata atas perintah Turki, menurutnya.

Sumber itu juga menambahkan bahwa Turki meminta para militan untuk menyiapkan berbagai serangan di beberapa tempat yang berbeda untuk menekan Rusia yang tujuannya adalah untuk mendapatkan konsesi dari Rusia di Astana.

Sumber tersebut melanjutkan bahwa tujuan Turki mendorong militan untuk melawan rezim dan menekan Rusia agar mau menerima netralisir “Jabhat Nusra” dalam perjanjian gencatan senjata. (Baca: Moallem: Turki dan Saudi Sejak Lama Dukung Terorisme)

Selain itu, data intelijen menunjukkan keberadaan beberapa perwira senior Turki di sebelah barat Aleppo, dan Idlib, serta adanya koordinasi tingkat tinggi dengan para pemimpin “al-Nusra” dan kerjasama dengan “ISIS” di Suriah.

Sumber itu menegaskan bahwa “sekutu di Suriah berkomitmen untuk gencatan senjata dan berkomitmen dengan keputusan negara Suriah, kita menanti perkembangan keamanan di balik layar dengan rasa cemas”. (SFA)

Sumber: Raialyoum

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: