Analisis

#PerangYaman! Genap Setahun Agresi Saudi-Barat Kepada Rakyat Yaman

26 Maret 2016,

SALAFYNEWS.COM JAKARTA – Tepat setahun Agresi Saudi dan koalisi Baratnya di Yaman, namun tak banyak media mainstream meliputnya, kekejaman Saudi dan koalisinya di Yaman memang tidak mendapatkan pemberitaan yang imbang, karena mereka ingin bungkam kekejamannya sendiri dihadapan dunia. Ada Sebuah pepatah:

Jika jumlah serdadu menjadi hitungan maka Saudi telah jaya.

Jika berat rudal dan bom menjadi timbangan, maka Saudi sangatlah kaya.

Jika kemenangan adalah ukuran, maka Yaman sudah di atas angka.

67 tahun lebih Saudi dan koalisi memilih komunikasi dan usaha damai dengan penjajahan Yahudi. Begitulah kebijakan politiknya atas Israel. (Baca: Perang Yaman Akibat Tamak Kekuasaan Putra Mahkota Saudi ‘Muhammad bin Salman’)

Namun pada Yaman, Saudi  telah menutup mata dari segala pilihan bicara. Tiada diskusi ataupun negosiasi. Mereka hanya ingin menggunakan tangan besi.

Ahli politik membaca bahwa kerajaan Saudi dan teluk tidak suka jika ada negara tetangga yang demokrasi, karena suatu waktu bisa membahayakan kerajaan mereka nanti.

Tetapi itu analisa yang lalu. Kini setelah 1 tahun agresi yang tak berhenti, telah membuat para pengamat menjadi bingung, tak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Yaman takkan menyerah dan sepertinya Saudi ingin meratakannya dengan tanah. (Baca: Perang Yaman dan Kebohongan Media Timur Tengah)

Hari ini 26/03/2016 persis setahun sudah, 2400 anak kecil mati, 1900 wanita dan 5200 pria juga. Namun jelas seakan serangan Saudi selama ini percuma saja. Tanah hancur lebur, rumah-rumah rubuh, listrik padam, air kurang, makanan hilang, tetapi jelas hati tak bisa dilawan dengan bom atau senjata apapun. (Baca: Pangeran Saudi Bongkar Rahasia Soal Perang Yaman)

Hati Yaman tak bergetar. Ada kemauan yang tak bisa digempur. Ada keberanian yang tak bisa dirubah, ada tekad yang tak bisa dibom, ada tenaga yang tak kenal lelah, ada sabar yang takkan menyerah. Hitungan Mudah dan susah berbalik arah, Yaman telah menjawabnya dengan darah.

Setahun sudah menjadi triliunan bagi Saudi. Setahun telah terasa seabad bagi koalisi kejam dan sadis. Langit dan bumi sudah menangis melihat Yaman. Hati nurani sudah terbakar melihat kekejaman Saudi.

Biarlah orang tuli bernyanyi, biarlah orang buta menari, biarlah orang jahil berfikir soal sunni atau syi’i, satu hal pasti tidak bisa dipungkiri; YAMAN TETAP TEGAK BERDIRI. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: