Eropa

Perang Yaman, Norwegia Stop Ekspor Senjata ke Uni Emirat Arab

Kamis, 04 Januari 2018 – 08.40 Wib,

SALAFYNEWS.COM, NORWEGIA – Norwegia telah menghentikan ekspor senjata ke Uni Emirat Arab (UEA) karena kekhawatiran bahwa senjata tersebut digunakan dalam kampanye militer mematikan di Yaman, dimana Abu Dhabi telah memainkan peran aktif.

Baca: Video: Yaman Siap Luncurkan Rudal El Mandab 1 Hajar UEA dan Saudi

Atas kondisi yang ada, izin ekspor senjata ke UAE telah dicabut untuk sementara dan tidak ada lisensi baru yang akan dikeluarkan, kata Kementerian Luar Negeri Norwegia pada hari Rabu.

Sejauh ini, belum ada bukti tentang penggunaan senjata buatan Norwegia dalam perang di Yaman, namun keterlibatan UEA dalam kampanye militer dapat melibatkan risiko tersebut, kementerian tersebut menegaskan.

Menurut data Statistik Norwegia, ekspor senjata Norwegia ke UAE meningkat dari $ 5 juta pada tahun 2015 menjadi $ 9,7 juta pada tahun 2016.

Baca: Jendral Yaman Ancam UEA dan Sebut Sana’a Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Abu Dhabi adalah sekutu utama Arab Saudi dalam perang mematikan di Yaman yang diluncurkan pada tahun 2015 untuk memulihkan pemerintahan sekutu Riyadh. Pasukan elit Emirat telah bertempur di Yaman sejak saat itu.

Pada bulan Juni 2016, situs berita Amerika The Daily Beast menerbitkan sebuah penyelidikan yang dikeluarkan oleh Biro Investigasi Jurnalisme Investigasi, yang mengatakan bahwa militan yang didukung oleh Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan telah menculik dan menyiksa ratusan orang di Yaman selatan.

Baca: Inilah Wajah Sadis UEA di Yaman

Penyidik tersebut mengatakan bahwa gerilyawan akan berperang di bawah panji-panji pasukan elit, telah menculik orang-orang tersebut dari rumah mereka dan membawa mereka ke sebuah kompleks penjara rahasia di Yaman selatan, di mana mereka disiksa.

Sebelumnya pada tahun 2016, PBB juga melaporkan adanya peningkatan penghilangan paksa di selatan negara tersebut. Aktivis lokal dan keluarga korban penculikan mengatakan kepada penyidik bahwa Bandara al-Riyyan – digunakan untuk penahanan.

Menurut berbagai laporan, Abu Dhabi memegang peranan penting di Yaman selatan dan tampaknya berusaha memperluas cengkeramannya di sana dengan memberikan dukungan kepada kelompok separatis selatan. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: