Headline News

Perang Sengit Tentara Suriah-Rusia Lawan Teroris yang di Dukung Amerika

Rabu, 20 September 2017 – 18.07 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Tentara Suriah yang membebaskan wilayah Deir Ezzor dari teroris menghadapi perlawanan yang kuat dan serangan besar-besaran dari daerah-daerah dimana kelompok oposisi bersenjata dan pasukan AS ditempatkan, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca: Perang Sengit Pasukan SAA dan Suku Melawan Teroris ISIS di Deir Ezzor

Tentara Suriah terus membebaskan lembah Efrat ke timur Deir Ezzor dengan bantuan Angkatan Udara Rusia, menurut pernyataan dari kementerian tersebut. dia menambahkan bahwa pasukan pemerintah telah merebut kembali lebih dari 60 kilometer persegi di tepi kiri dari Efrat dari Negara Islam (IS, mantan ISIS/ISIL).

Tentara Suriah, bagaimanapun, menghadapi perlawanan tidak hanya dari para teroris, tapi juga tampaknya dari kelompok oposisi bersenjata yang didukung AS, menurut pernyataan tersebut.

“Menurut laporan komandan Angkatan Darat Suriah, serangan balasan paling kejam dan tembakan besar diluncurkan dari bagian utara wilayah yang dikendalikan oleh ‘Pasukan Demokratik Suriah’ (SDF) dan pasukan khusus AS yang dikirim ke daerah yang diduga ‘memberikan bantuan medis’ kepada militan ini daripada membebaskan Raqqa, “kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov.

Dia menambahkan bahwa Tentara Suriah juga menghadapi kesulitan karena melintasi Sungai Efrat, di mana tingkat air meningkat secara mengejutkan dalam beberapa jam. Perubahan tingkat air semacam itu hanya bisa terjadi karena hasil dari penyiraman yang disengaja di bendungan yang saat ini juga dikendalikan oleh kelompok bersenjata yang didukung oleh koalisi pimpinan AS, kata jenderal utama tersebut.

Baca: Tentara Suriah dan Rusia Tak Beri Ampun Teroris ISIS di Deir Ezzor

“Sebagai kekalahan terakhir Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS/ISIL) di Suriah semakin dekat, semakin jelas siapa yang benar-benar melawan ISIS dan yang hanya meniru pertarungan selama tiga tahun,” katanya. “Bahkan jika koalisi pimpinan AS tidak bersedia memerangi terorisme di Suriah, setidaknya hal itu harus mencegah orang-orang yang benar-benar melakukannya secara konsisten dan efektif (melawan kelompok teroris).”

Kota timur Suriah Deir Ezzor dikepung oleh ISIS selama sekitar tiga tahun. Blokade tersebut dicabut pada awal September oleh pasukan pemerintah Suriah, yang membawa kelegaan kepada puluhan ribu orang yang terjebak di kota tersebut.

Namun, pembebasan Deir Ezzor juga mengintensifkan perlombaan antara pasukan pemerintah Suriah yang sah dan kelompok payung SDF yang didukung AS untuk mengendalikan provinsi Deir Ezzor yang kaya minyak.

Setelah kemenangan strategis Damaskus, dan sementara pasukannya terus mengepung kantong ISIS perlawanan di bagian barat kota, SDF yang didukung AS mengumumkan sebuah serangan terpisah di sebelah timur Deir Ezzor. Pasukan SDF berpacu dengan Deir Ezzor, yang terletak hanya 140km tenggara Raqqa, di mana koalisi pimpinan AS melakukan ofensif utamanya melawan ISIS. (SFA)

Sumber: RT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: