Headline News

Perang Mulut Pejabat Keamanan UEA dan Media Qatar ‘Al Jazeera Harus Dibom’

Senin, 27 November 2017 – 08.52 WIb,

SALAFYNEWS.COM, IRAK – Kepala keamanan Dubai Letnan Jenderal Dhahi Khalfan, yang dikenal dengan cuitannya yang kontroversial di media sosial, telah meminta Al Jazeera untuk dilenyapkan. Jenderal tersebut menuduh saluran Qatar berpihak pada pelaku serangan Sinai yang mematikan itu.

Baca: Netanyahu Akan Usir Stasiun TV Milik Qatar “Al Jazeera” dari Israel

“Aliansi harus membom mesin terorisme.. saluran ISIS, al-Qaeda dan Jabhat al-Nusra, Al Jazeera sang teroris,” Khalfan menulis di Twitter kepada 2,4 juta pengikutnya.

“Sampai kapan mereka akan terus mengutak-atik keamanan Mesir dan dunia Arab?”

Khalfan telah menjadi agitasi utama dalam kebuntuan yang sedang berlangsung antara Qatar dan negara-negara Teluk lainnya. Khalfan juga berkali-kali memposting gambar yang menempatkan logo saluran Al Jazeera di samping gambar pemimpin ISIS Bakr al-Baghdadi, Osama bin Laden, Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah, dan ideolog Ikhwanul Muslimin Yusuf al-Qaradawi.

Baca: Saudi Keluarkan Travel Warning ke Qatar dan Tutup Kantor Al-Jazeera

Al Jazeera yang bermarkas di Doha telah menanggapi tuduhan Khalfan dengan mengatakan bahwa Khalfan yang menghasut terorisme, dan mengatakan bahwa dia akan bertanggung jawab atas serangan terhadap wartawannya.

“UEA perlu merespon. Khalfan bukan hanya warga Emirat tapi seorang pejabat di pemerintah UEA. Dia menggunakan kemarahan dan kesedihan atas serangan mengerikan di Sinai untuk memicu kebenciannya terhadap Al Jazeera,” Yaser Abuhilalah, direktur manajer Al Jazeera Arabic, mengatakan kepada al-Quds al-Arabi.

“Apa yang Dhahi Khalfan lakukan adalah hasutan terorisme. Terorisme tidak hanya terbatas pada melakukan kejahatan, tapi juga tindakan atau pernyataan yang membuka jalan bagi tindakan teroris atau menghasutnya, dan hasutan terhadap terorisme adalah terorisme itu sendiri.”

Baca: The Guardian Bongkar Rahasia Asal Muasal Konflik Qatar

Pada hari Jum’at, militan yang beroperasi di bawah bendera ISIS melakukan penembakan dan pemboman di sebuah masjid sufi, Sinai utara, menewaskan lebih dari 300 orang, termasuk lebih dari 120 anak-anak. (SFA)

Sumber: RT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: