Fokus

Perang Israel-Suriah di Golan Makin Panas

Perang Israel VS Suriah di Golan
Perang Suriah

SURIAH – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menyerang sebuah pos terdepan Tentara Suriah di dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki setelah peluru ditembakkan melintasi perbatasan, seperti dilansir RT (

Militer Israel “menyerang sebuah pos terdepan Suriah” setelah mortir ditembakkan dari daerah itu menuju Dataran Tinggi Golan yang diduduki, ungkap IDF dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat. Mortir jatuh di zona penyangga (buffer zone) tanpa mencapai wilayah yang dipegang Israel atau menyebabkan kerusakan, menurut pernyataan tersebut.

Baca: Suriah Perkuat Pertahanan Udara Dekat Dataran Tinggi Golan

Laporan tersebut menyatakan bahwa penembakan itu tampaknya bagian dari pertempuran antara pasukan pemerintah Suriah dan militan di daerah tersebut. Namun, IDF memutuskan untuk membalas. Pasukan Israel tidak terlibat dalam konflik internal di Suriah, namun Tel Aviv masih bersikeras “sesuai dengan perjanjian pelepasan tahun 1974,” yang termasuk mempertahankan zona penyangga di Dataran Tinggi Golan.

Tidak ada yang terluka dalam serangan Israel, menurut laporan Reuters, yang mengutip dari sumber-sumber di dalam kekuatan pro-pemerintah.

Sebelumnya, Israel meningkatkan kehadiran militernya di Dataran Tinggi Golan yang diduduki di tengah kemajuan Angkatan Darat Suriah melawan gerilyawan di provinsi Dara’a barat daya. Dataran Tinggi Golan telah diduduki oleh Israel sejak Perang 1967, tetapi langkah itu tidak diakui secara internasional.

Baca: Baku Tembak Tentara Suriah dan Israel di Dataran Tinggi Golan

Serangan Israel terakhir terjadi pada saat ketika pemerintah Suriah dilaporkan mencapai kesepakatan mengenai gencatan senjata dengan beberapa kelompok militan di provinsi Dara’a. Para militan setuju untuk menyerahkan persenjataan berat mereka dan membiarkan pasukan Suriah mengambil kendali atas pos-pos pemeriksaan di perbatasan dengan Yordania, menurut laporan kantor berita Suriah SANA.

Kesepakatan itu juga memungkinkan para pemberontak untuk meletakkan senjata mereka dan mengajukan amnesti kepada pihak berwenang Suriah. Mereka yang menolak untuk melakukan itu akan diizinkan meninggalkan wilayah yang dipegang pemerintah dan pindah ke provinsi utara Idlib, SANA melaporkan.

Baca: Israel Serang Markas Militer Suriah di Dataran Tinggi Golan

Sebelumnya, AS memperingatkan kaum militan yang didukung bahwa AS tidak akan membantu mereka dalam kasus serangan besar-besaran oleh Tentara Suriah, yang dengan cepat mendapatkan tempat di barat daya negara itu. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Komentar Ketakutan Menhan Israel di Golan | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: