Headline News

Perang Barbar Saudi di Yaman Hanya Ciptakan Kehancuran Islam

Jum’at, 21 April 2017 – 13.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Perang dan serangan-serangan brutal serta barbar yang digagas Saudi di Yaman dengan polesan dan gunakan jubah keislaman dan didukung oleh fatwa-fatwa pemuka-pemuka agama mereka serta di danai dengan harta kekayaan milik rakyat Saudi ini telah memasuki tahun ketiga pada bulan maret lalu. Jet-jet tempur koalisi Saudi ini masih saja terus menggempur, membunuh dan menghancurkan Yaman hampir setiap hari tanpa henti dan dunia Arab hanya duduk menyaksikan drama pertumpahan darah yang terjadi di Yaman tanpa berbuat apa-apa untuk menghentikan agresi barbar Saudi yang mengaku sebagai negara Islam dan sebagai penjaga Haramain ini. (Baca: Perang Yaman Kutukan Bagi Dinasti Kerajaan Saudi)

Rakyat Yaman yang tangguh yang mana kekuatan-kekuatan brutal tidak mampu menjajahnya sepanjang sejarah diprediksi kuat akan mengalahkan agresi Saudi sebagaimana mereka mengalahkan musuh lainnya dan mereka akan muncul sebagai pemenang. Mereka akan berkontribusi dalam mengakhiri hukum-hukum kesukuan Saudi dengan dukungan saudara mereka di Saudi untuk mengakhiri kesewenang-wenangan Al-Saud dan konspirasi mereka melawan Arab, Islam dan umat Muslim serta menghentikan penjarahan kekayaan negara untuk kepentingan pribadi keluarga kerajaan dan sikap foya-foya mereka dalam pembangunan istana serta uang yang mereka hamburkan di meja judi dan di rumah bordil di seluruh belahan dunia.

Menurut beberapa pengamat, agresi Saudi ke Yaman bertujuan untuk merusak stabilitas Yaman dan merampas kebebasan dan sikap demokrasi dari rakyat Yaman, serta memiskinkan dan melemahkan mereka serta menggagalkan mereka sehingga tidak bisa menghidupkan kebebasan, demokrasi dan keterbukaan melawan Saudi sehingga tetap berada di bawah kendali Al-Saud. Sesungguhnya Saudi telah berbohong kepada dunia Arab dan Islam ketika mereka mengklaim bahwa aturan-aturan yang mereka tegakkan adalah aturan Islam yang merupakan implementasi dari Kitab Allah dan sunnah Rasul. Lantas apakah kitab Allah menyerukan umat muslim untuk membunuh saudara muslimnya sendiri dengan senjata seperti di Yaman? Apakah Islam memperbolehkan seseorang membuat orang lain kelaparan dan merampas kehidupan anak-anak dan membunuh mereka? Apakah konspirasi busuk Arab Saudi untuk melawan Yaman sejak revolusi tahun 1962 adalah bentuk pembelaan terhadap rakyat Yaman? Dan apakah Islam memperbolehkan sebuah negara menghancurkan negara lain sebagaimana koalisi Saudi menghancurkan Yaman dan membunuh rakyatnya?. (Baca: Ketabahan Rakyat Yaman Ungkap Kebusukan Saudi, UEA Jadi Budak Israel)

Perang Yaman adalah perang barbar yang sangat tidak manusiawi dan perang ini telah menyebabkan kerusakan dan kehancuran yang luar biasa di Yaman serta menyebabkan penderitaan semua orang, terutama anak-anak. Laporan terakhir yang dikeluarkan oleh organisasi PBB terkait anak-anak (UNICEF) mengungkapkan bahwa 9,6 juta anak-anak Yaman atau 80% dari total jumlah anak-anak di negara ini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan sesegera mungkin untuk bertahan hidup, bahkan setengah dari 17 juta orang Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan sesegera mungkin. Bahkan di antara mereka, ada 2,2 juta anak Yaman yang menderita gizi buruk parah dan diperlukan perawatan secepat mungkin, di mana setengah juta dari anak yang menderita gizi buruk berada dalam kondisi parah yang sangat mengancam jiwa mereka.

Bukan hanya itu, agresi Saudi di Yaman juga telah memaksa 3,4 juta anak-anak Yaman tidak bisa bersekolah karena ditutupnya sekolah dan besarnya gelombang pengungsi, selain itu agresi ini juga telah menghancurkan 600 sekolah, menewaskan 1.450 anak-anak dan melukai 2.250 anak-anak lainnya serta meningkatkan jumlah pekerja anak-anak dan para pengemis, bahkan hingga saat ini tercatat 10.806 kasus pemerkosaan terhadap anak-anak di bawah usia 16 tahun akibat agresi brutal ini.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa jumlah rakyat Yaman yang mengungsi mencapai lebih dari 2,5 juta orang yang pecahkan rekor pengungsi terbanyak. Di samping itu, ada 15 juta dari total populasi 27 juta orang rakyat Yaman tidak memiliki akses ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang diperlukan. Selain itu mereka juga menghadapi krisis pangan parah serta krisis keperluan pokok lainnya seperti air, listrik, bahan bakar dan transportasi. (Baca: Ulama Pakistan: Aliansi Militer Saudi di Yaman Bukan Bela Islam atau Arab)

Adapun, jumlah rakyat Yaman yang telah tewas dan terkuka baik dari pria, wanita dan anak-anak Yaman dan kerusakan yang disebabkan serangan-serangan dari jet-jet tempur koalisi Saudi terhadap desa-desa dan kota-kota Yaman, infrastruktur, dan perekonomian Yamandan hal ini menegaskan dengan seterang-terangnya bahwa apa yang dilakukan koalisi Saudi di Yaman adalah kejahatan perang yang dilakukan terhadap negara Arab ini dan rakyatnya, dan bangsa Arab lainnya hanya diam dan tidak berbuat apa-apa untuk menolong saudara “se-Arab” mereka di Yaman dan menghentikan agresi terhadap Yaman. (SFA)

Sumber: Mepanorama

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: