Amerika

Pentagon dan Trump Tak Satu Suara Terkait Pasukan AS di Suriah

Amrika Serikat

Rabu, 04 April 2018 – 07.38 Wib,

WASHINGTON – Militer AS telah berencana untuk mengirim lusinan pasukan tambahan ke Suriah Utara, beberapa pejabat pertahanan dan administrasi AS mengatakan hanya beberapa hari setelah Presiden Donald Trump berbicara tentang penarikan dari Suriah dalam waktu dekat, seperti dilansir FNA (03/04).

Baca: Jenderal Suriah: AS Jadikan Ghouta Timur Sebagai Benteng Teroris

Para pejabat mengumumkan bahwa rencana telah dibicarakan selama beberapa hari dan pertama kali dipertimbangkan sebelum pernyataan Presiden Donald Trump pada Kamis lalu, bahwa Washington akan “keluar dari Suriah, segera”, mengutip laporan CNN.

Tidak jelas bagaimana pernyataan Presiden AS dapat mempengaruhi kemungkinan rencana pengiriman pasukan tambahan mendapatkan persetujuan akhir.

Sumber mengatakan mereka akan fokus untuk memberikan perlindungan bagi pasukan AS yang sudah berada di negara itu, karena tentara AS dan Inggris tewas dalam ledakan IED di Manbij Suriah beberapa hari yang lalu.

Baca: Pengakuan Senator AS: Kampanye AS di Suriah Memalukan

Pertemuan Dewan Keamanan Nasional ditetapkan pada hari Selasa (03/04), untuk membahas misi yang diklaim pemerintah AS memerangi Daesh (ISIS atau ISIL) di Suriah serta kehadiran ribuan pasukan AS di Suriah.

Presiden AS pada akhir Maret membuat pengumuman mengejutkan bahwa pasukan Amerika akan mundur dari Suriah, mengutip kekalahan ISIS dan kebutuhan untuk mempertahankan perbatasan AS dan membangun kembali infrastruktur yang runtuh.

Baca: ISIS Muncul Kembali di Deir Ezzor untuk Pukul Tentara Suriah Dibantu Dana dari AS

“Kami keluar dari Suriah, segera. Biarkan orang lain yang mengurusnya sekarang,” kata Trump, mengeluh bahwa AS telah membuang triliunan dolar dalam perang Timur Tengah, tetapi tidak mendapatkan “apapun” sebagai balasannya.

Tapi, kepala juru bicara Pentagon menekankan beberapa jam sebelum pernyataan Presiden, perlunya pasukan AS untuk tinggal di Suriah. Juga pada bulan Januari, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson mengumumkan bahwa militer AS akan tetap di Suriah tanpa batas. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: