Headline News

Pengakuan Palsu Menlu Arab Saudi Dihadapan Sekjen PBB

Selasa, 14 Februari 2017 – 08.00 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan negaranya tidak memberikan dukungan militer kepada oposisi Suriah secara sepihak, tetapi hanya membantu dan ikut bergabung di koalisi internasional.

Selama konferensi persnya dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Riyadh, Adel menyampaikan apresiasinya atas peran DK PBB yang telah menyediakan bantuan kemanusiaan, ini menunjukkan bahwa pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal PBB berbuah positif. (Baca: Legitimasi Gila Dewan HAM PBB kepada Arab Saudi)

Adel menunjukkan bahwa Riyadh berunding dengan Washington tentang intervensi Iran di kawasan dan juga mengenai UU Jasta, Adel juga mengatakan bahwa AS akan melihat “konsekuensi buruk” dari undang-undang itu, dan mungkin akan mempertimbangkan kembali hal tersebut.

Mengenai perang di Yaman, yang dipimpin oleh Arab Saudi dalam koalisi Arab, Adel mengatakan bahwa Dewan Kerjasama Teluk mengalokasikan anggaran besar untuk rekonstruksi infrastruktur di Yaman. Ia menuduh Houthi Ansarullah dan mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, yang tidak mengimplementasikan kesepakatan yang dicapai di masa lalu dan mereka telah menggagalkan semua upaya delegasi internasional untuk Yaman. Namun pada kenyataannya bahwa Saudi dan Koalisinya masih melakukan serangan demi serangan di Yaman. (Baca: Demonstrasi Serentak di Yaman Mengutuk Agresi Saudi dan Resolusi PBB)

Pada gilirannya, Guterres mengatakan bahwa retorika anti-Islam adalah dukungan terbesar untuk ISIS, dan menyerukan rekonsiliasi menyeluruh di Irak setelah dapat kembali mengontrol Mosul. Dia juga menekankan bahwa tidak adanya solusi politik untuk berbagai krisis yang mengkhawatirkan, Suriah adalah contohnya.

Sekretaris Jenderal PBB menggambarkan bahwa rekonsiliasi adalah menempatkan Arab Saudi sebagai aturan stabilitas di kawasan, dan ia berharap keberhasilan dalam melaksanakan rencana di di tahun 2030. Guterres menegaskan bahwa utusan DK PBB untuk Yaman, Ismail dan Ahmed Daheik mendapat dukungan penuh, beberapa hari-hari setelah tuntutan Ansarullah agar tidak ada pembaharuan untuk delegasi internasional. (Baca: Analis: Bungkamnya Dunia Atas Kekejaman Saudi di Yaman)

Jelas terlihat sekali jika PBB mendukung segala upaya yang dilakukan Arab Saudi, padahal Saudi adalah negara yang jelas sekali tidak netral dan berkomplot dengan AS, Inggris, Qatar dalam pembiayaan terorisme di dunia. (SFA)

Sumber: Almayadeen

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Pengakuan Palsu Menlu Arab Saudi Dihadapan Sekjen PBB | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: