Internasional

Pengakuan Komandan Israel atas Pendudukan Palestina

Jum’at, 02 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, PALESTINA – Seorang mantan tokoh berpangkat tinggi di militer Israel, mengecam rezim Israel atas pendudukan wilayah Palestina, yang menyatakan bahwa kebijakan tersebut telah merubah Israel menjadi “juara pendudukan”. (Baca: Pemerintah Palestina Disusupi Mata-Mata Israel)

“Kami telah membawa pendudukan ke tingkat seni. Kami adalah juara dunia pendudukan. Saya adalah kepala Komando Sentral. Komandan pendudukan, “Mayor Jenderal Gadi Shamni, adalah mantan kepala komando pusat militer Israel dan mantan atase militer di Amerika Serikat, mengatakan dalam sebuah pidato di Pusat Interdisipliner Gianyar, pada hari Rabu (31/08).

Di tempat lain dalam sambutannya, ia mengklaim bahwa “satu-satunya solusi yang dapat diterima” untuk konflik Israel-Palestina “adalah perjanjian pemisahan dari Palestina,” dan menambahkan, “Palestina tidak akan menerima kelanjutan dari pendudukan Israel yang tak berujung”. (Baca: Rabbi Senior Israel Perintahkan Bantai Warga Palestina)

Pernyataan Shamni datang setelah Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam Israel yang telah mengubah wilayah-wilayah pendudukan menjadi “penjara terbuka,” dan mengatakan terorisme bisa dihilangkan dari seluruh dunia jika pendudukan rezim Zionis berakhir.

Berbicara di Parlemen Eropa di Brussels pada 23 Juni, Abbas mengecam Tel Aviv “yang tidak pernah mau mengakhiri provokasi” dan “kebijakan fasis”, dan mengatakan para pejabat senior Israel bahkan tajam mengkritik kepemimpinan rezim.

Abbas menyoroti tiga perang Israel di Jalur Gaza yang diblokade, yang menyebabkan ribuan orang tewas, dan mengatakan rezim Zionis telah memenjarakan lebih dari satu juta warga Palestina sejak tahun 1967.

Israel “telah merubah negara kita menjadi penjara terbuka,” kata Abbas, dan menyerukan negara-negara Uni Eropa untuk membantu mengakhiri pendudukan Israel sebagai langkah menuju penghapusan terorisme global dan ekstremisme. (Baca: Pemerintah Palestina: AS Gunakan NGO Danai Pemukim Yahudi di Tepi Barat)

“Setelah pendudukan berakhir, terorisme akan hilang, tidak akan ada lagi terorisme di Timur Tengah, atau di dunia,” kata Presiden Palestina.

Abbas lebih lanjut mengecam komunitas global yang diam atas kejahatan Israel terhadap warga Palestina.

wilayah yang diduduki telah menyaksikan ketegangan baru sejak pasukan Israel memperkenalkan pembatasan masuknya jamaah Palestina ke dalam kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem, Timur al-Quds, pada Agustus 2015.

Setidaknya 236 warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka di tangan pasukan Israel sejak muncul ketegangan pada awal Oktober lalu. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: