Headline News

Pengadilan Israel Jatuhkan Hukum 6 Tahun Penjara Pada Gadis Kecil Palestina

Senin, 06 Februari 2017 – 08.28 Wib,

SALAFYNEWS.COM, PALESTINA – Pengadilan Israel telah menghukum seorang gadis Palestina berusia 16 tahun, enam tahun penjara atas tuduhan memiliki pisau dan merencanakan serangan penusukan di Yerusalem al-Quds pada Desember 2015. (Baca: Israel Jegal Palestina dari Keanggotaan Interpol)

Hakim Pengadilan Yerusalem al-Quds telah memvonis Manar Majdi Shweiki, gadis remaja yang telah menghabiskan lebih dari satu tahun dalam tahanan, pada hari Minggu (5/02/2017)

Shweiki ditahan di daerah Wadi Hilweh Silwan pada tanggal 6 Desember 2015, setelah polisi Israel mengklaim bahwa dia membawa pisau di tas sekolahnya saat itu, dan menuduhnya merencanakan serangan terhadap warga Israel. (Baca: Ketua Federasi Ulama Perlawanan Dunia: ISIS Adu Domba Lebanon-Palestina)

Dua hari kemudian, pemerintah Israel merilis penjelasan mengapa mereka telah berhenti dan mencari barang-barang milik tersangka.

Pada tanggal 22 Desember, mereka kembali menangkap Shweiki di jalan Kota Tua,  Yerusalem Timur al-Quds, di daerah al-Sharaf. Bagaimanapun tidak jelas apa yang mendorong rezim Israel untuk menahan gadis 16 tahun itu untuk yang kedua kalinya. Sejak penahanannya, gadis remaja itu telah dipindahkan ke penjara Ramla atau Hasharon.

Pada hari Minggu, Hayat Shweiki, ibu Manar kepada Ma’an News Agency mengatakan bahwa pengadilan telah dijatuhi hukuman 6 tahun penjara tanpa didampingi oleh kuasa hukum.

Penetapan 6 tahun kurungan atas Shweiki adalah yang terbaru dalam penumpasan pemuda Palestina dari wilayah al-Quds, banyak di antara mereka perempuan yang telah dituduh melakukan serangan penusukan terhadap warga Israel. (Baca: Tembus Sistem Drone dan CCTV, Hacker Muda Palestina Permalukan Wajah Intelijen Israel)

Pemerintah Israel sejauh ini telah menjatuhkan hukuman penjara yang panjang untuk banyak orang Palestina, baik tua maupun anak-anak 14 tahun di Yerusalem Timur al-Quds dan wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Pada 7 November 2016 sebuah pengadilan Israel menghukum seorang remaja Palestina dengan hukuman 12 tahun penjara atas tuduhan serangan penusukan pada Oktober lalu, dan menghukum 11 tahun penjara untuk seorang wanita Palestina atas tuduhan serangan mobil.

Pengadilan Yerusalem juga telah menghukum Ahmad Saleh Manasra yang berusia 14 tahun sampai 12 tahun penjara atas tuduhan mencoba membunuh seorang pria 20 tahun dan anak laki-laki berusia 12 tahun di pemukiman ilegal Israel, Pisgat Zeev, pada tanggal 12 Oktober 2015. (Baca: Hacker Muda Palestina Mampu Tembus Sistem Drone dan CCTV Milik Israel)

Pada tanggal 31 Januari, pengadilan militer Israel memutuskan bahwa seorang gadis Palestina berusia 16 tahun harus mendekam di penjara selama 18 bulan karena diduga mencoba menusuk seorang tentara Israel pada tahun lalu. Pada tanggal 4 Januari, seorang gadis Palestina berusia 17 tahun juga dijatuhi hukuman 8 tahun penjara atas tuduhan yang sama.

Wilayah Palestina yang diduduki telah menyaksikan ketegangan sejak Israel memberlakukan pembatasan masuknya jamaah Palestina ke dalam kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem Timur al-Quds pada bulan Agustus 2015. Lebih dari 280 warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka di tangan pasukan Israel akibat ketegangan sejak awal Oktober tahun 2015. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Pengadilan Israel Jatuhkan Hukum 6 Tahun Penjara Pada Gadis Kecil Palestina | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: