Internasional

Pemerintah Saudi Penjarakan Seorang Pria Karena Serukan Hapus Aturan Perwalian Wanita

Rabu, 28 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Pengadilan negeri Saudi telah mengeluarkan putusan penjara selama satu tahun kepada seorang pria yang menyerukan penghapusan aturan negara terkait perwalian wanita. (Baca: Hukum Penggal Kepala di Saudi Buat Rakyat Bukan untuk Keluarga Kerajaan)

Di Saudi, seorang wanita harus mendapat persetujuan wali laki-laki untuk melakukan perjalanan, dan mereka juga membutuhkan izin untuk bekerja ataupun bersekolah.

Menurut surat kabar Okaz mengungkapkan bahwa “pengadilan negeri Saudi telah menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun terhadap seorang pria yang menyerukan penghapusan aturan perwalian bagi wanita Saudi”.

Menurut surat kabar ini, pengadilan pidana Arab Saudi di kota Dammam di provinsi timur Saudi juga menjatuhkan denda sebesar 30.000 riyal Saudi pada pria ini atas tuduhan “menghasut penghapusan aturan perwalian atas para wanita”.

Pria tersebut ditangkap saat menyebarkan poster di mesjid-mesjid di wilayah al-Ahsa, ia menyerukan untuk dihapusnya aturan negara yang membedakan Saudi dari negara-negara lain di dunia di mana para wanita Saudi harus tunduk pada kendali laki-laki. (Baca: Pengakuan 6000 Wanita Saudi yang Terkekang di Bawah Hukum Saudi)

Surat kabar ini juga menambahkan bahwa saat penyelidikan, pihak kepolisian mengetahui bahwa terdakwa adalah orang yang berada di balik kampanye besar-besaran di internet untuk menghapus aturan negara terkait perwalian bagi seorang wanita, almayadeen (27/12).

Pria ini mengakui telah meletakkan banyak poster di mesjid-mesjid dan berkata bahwa tujuannya adalah untuk menyadarkan masyarakat, setelah tampak jelas baginya dengan adanya kerabat perempuannya yang dianiaya oleh para walinya dan ia menuntut persamaan antara perempuan dan laki-laki”.

Pada bulan September lalu, ribuan wanita Arab Saudi telah menandatangani petisi yang melakukan protes dan tuntutan untuk diakhirinya aturan perwalian bagi seorang wanita setelah adanya kampanye online di Twitter, dan pengadilan Saudi menyatakan bahwa terdakwa adalah orang yang berada di balik kampanye tersebut. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: