Fokus

Pemerintah Arab Saudi Izinkan Wanita Berbikini di Pantai

Jum’at, 04 Agustus 2017 – 20.26 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Pemerintah Arab Saudi memperbolehkan wanita menggunakan bikini di pantai. Kebijakan ini dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian dari bidang pariwisatanya. (Baca: Sang Putri Kerajaan Saudi Tak Berbusana Muslimah)

Arab Saudi merupakan negara yang sangat ketat aturannya terhadap wanita. Mereka mengharuskan wanita menggunakan pakaian yang tertutup, tidak boleh mengemudi, serta kalau keluar rumah harus ada pendamping. Bahkan beberapa waktu lalu seorang gadis ditangkap karena mengenakan rok mini di sebuah desa.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, seperti Telegraph dan The Sun Jumat (4/8/2017) Pangeran Arab Saudi, Muhammed bin Salman mengumumkan undang-undang mengenai perempuan memakai bikini. Undang-undang ini berlaku di proyek resort mewah yang akan di bangun di pantai di kawasan Laut Merah. (Baca: New York Times: Rakyat Saudi Berhemat, Sang Raja Hidup Berfoya-foya)

Muhammed bin Salman, pangeran yang baru dilantik bulan Juni lalu menginginkan Arab Saudi tidak hanya bergantung pada sektor minyak. Namun dia juga ingin ada pembaruan untuk meningkatkan ekonomi Arab Saudi melalui jalur wisata. Langkah pertamanya adalah membangun resort mewah di Laut Merah.

Proyek resort mewah ini akan dimulai pada tahun 2019, dengan tahap pertama ditargetkan akan selesai pada tahun 2022. Dia juga akan merancang undang-undang untuk aturan di bangunan resort, serta aturan diperbolehkannya wanita bersantai di pantai menggunakan bikini.

Pemerintah Arab Saudi ternyata tidak main-main dengan rencananya. Tidak hanya sekedar resort mewah, namun pemerintah juga merancang dimana traveler nantinya bisa melakukan aktivitas outdoor yang menyenangkan, seperti terjun payung, trekking, dan panjat tebing di Arab Saudi. (Baca: Kerajaan Saudi Lindungi Ulama Wahabi Fayhan Sang Jagal Anaknya)

Selain itu, pengunjung juga bisa berkunjung ke kawasan satwa langka seperti macan tutul dan burung elang. Traveler juga bisa melihat reruntuhan kuno Mada’in Saleh, sebuah situs cagar budaya UNESCO yang berada di Arab Saudi. Satu hal lagi, traveler tidak memerlukan visa bila ingin berkunjung ke Arab Saudi. (SFA)

Sumber: Detik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: