Headline News

Pelanggaran Serius, Pasukan Israel Serang RS Palestina

Selasa, 25 Juli 2017 – 08.44 Wib,

SALAFYNEWS.COM, PALESTINA – Pada hari Jumat, warga Palestina membawa mayat seorang pemuda ke rumah sakit Yerusalem, setelah dia dinyatakan meninggal saat berusaha bertahan dari pasukan keamanan Israel tidak menangkapnya. Pasukan Israel telah menjadikannya sebuah praktek untuk menggrebek rumah sakit, yang berada di wilayah jajahannya. (Baca: Netanyahu: Israel Persiapkan Diri Kemungkinan Runtuhnya Otoritas Palestina)

Berikut ini adalah seruan yang dikeluarkan lima hari yang lalu oleh Al Makassed Islamic Charity Socie

 

ty Hospital di Yerusalem Timur ke seluruh dunia: “Makassed mengajukan permintaan kepada organisasi internasional untuk segera melakukan intervensi sehingga memberikan perlindungan ke Rumah Sakit setelah diserbu oleh pasukan Israel”.

Pihak Administrasi Rumah Sakit Amal Islam Makassed di Yerusalem mengeluarkan sebuah seruan mendesak yang meminta semua badan internasional dan organisasi kemanusiaan untuk melakukan

 

 

Tentara Israel di RS Makassed

Tentara Israel di Rumah Sakit Makassed. Foto dikeluarkan oleh rumah sakit

intervensi guna melindungi Rumah Sakit setelah diadili oleh pasukan pendudukan Israel sejak kemarin. Sebuah unit yang diperkuat dari polisi pendudukan Israel dan petugas keamanan masih berkeliaran di koridor Rumah Sakit dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang terluka dirawat di unit perawatan intensif Rumah Sakit. (Baca: Palestina Diambang Intifada Baru)

Pemerintah menyatakan dalam seruannya bahwa pasukan pendudukan Israel telah mengelilingi Makassed sejak kemarin malam, sementara sejumlah tentara masih berdiri di depan unit pemulihan operasi, menghalangi pekerjaan staf medis Rumah Sakit, juga menghalangi masuknya pasien serta mengecek kartu identitas dan izin staf dan pengunjung Rumah Sakit.

 

Administrasi Makassed menekankan bahwa intimidasi pasukan terhadap pasien, rekan kerja dan staf medis mereka merupakan pelanggaran serius dan mencolok terhadap undang-undang dan konvensi kemanusiaan internasional, termasuk Konvensi Jenewa Keempat. Makassed meminta semua organisasi hak asasi manusia internasional segera campur tangan untuk melindungi Rumah Sakit Yerusalem Timur dan mereka yang terluka. (Baca: Ulama Sunni; Iran Pelopor Perang Melawan Israel dan Takfiri)

Administrasi rumah sakit juga telah mulai bekerja dengan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk segera melakukan intervensi dengan cepat dan segera mengakhiri kekacauan yang diakibatkan oleh penggerebekan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel di dalam rumah sakit dan tempat tinggal. (SFA)

Sumber: Mondoweiss

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: