Headline News

Pejuang Suku Yaman Hajar Tentara AS dan Teluk Persia, 30 Orang Tewas

Rabu, 24 Mei 2017 – 09.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Pejuang suku Yaman dilaporkan telah membunuh beberapa tentara Amerika setelah mereka melancarkan serangan helibard ke sebuah desa di provinsi Ma’rib, Yaman. (Baca: Jenderal Yaman: Tentara-Pejuang Tak Akan Mundur Hadapi Penjajah Saudi-Koalisi Barat)

Kantor berita Yaman Khabar melaporkan bahwa setidaknya 30 tentara AS dan beberapa pasukan dari negara Teluk Persia, yang ditempatkan di daerah pedesaan Khathla pada Selasa dini hari, telah terlibat dalam baku tembak dengan pejuang dari dua suku terkemuka di desa tersebut.

Ia menambahkan bahwa selama pertempuran sengit yang terjadi, setidaknya tujuh dari pasukan penyerang mengalami luka fatal, yang datang ke sana dengan misi yang dimaksudkan untuk menembaki militan Al-Qaeda di Arabian Peninsula (AQAP). (Baca: Pejuang Yaman Hajar Pasukan Koalisi Arab dengan Rudal Balistik)

Namun, laporan tersebut menambahkan bahwa tidak ada militan Al-Qaeda yang berada di daerah tersebut saat tiga helikopter Apache dan dua pesawat pengangkut militer AS mendekati desa tersebut.

Sebelumnya pada hari itu, Centcom, Komando Militer AS di Timur Tengah, menceritakan sebuah kisah yang sama sekali berbeda, mengatakan bahwa serangan tersebut ditutup dengan pembunuhan tujuh militan AQAP, tanpa menyebutkan korban dari tentara Amerika dan kehadiran tentara dari beberapa negara Teluk Persia.

Namun, juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis kemudian mengatakan pada sebuah konferensi pers bahwa beberapa pasukan Amerika menderita luka-luka, dan menambahkan bahwa luka yang mereka terima tidak cukup serius dan tidak memerlukan evakuasi medis. Menurut Davis, serangan hari Selasa adalah serangan darat pertama AS di Ma’rib dan yang terdalam di wilayah Yaman yang konon menargetkan militan AQAP. (Baca: Sambut Kedatangan Trump, Yaman Tembakkan Rudal Balistik ke Ibukota Riyadh)

Yaman berada di bawah serangan drone AS secara reguler, dimana Washington mengklaim menargetkan elemen al-Qaeda, sementara sumber lokal mengatakan warga sipil telah menjadi korban utama dari serangan tersebut. (SFA)

Sumber: Southfront

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: