Internasional

PBB Prihatin Turunnya Impor Makanan ke Yaman Ditengah Blokade Saudi

Krisis kemanusiaan di Yaman

YAMAN – Kepala bantuan PBB telah menyatakan keprihatinan atas menurunnya impor makanan ke Yaman di tengah blokade yang diberlakukan oleh Saudi, dan memperingatkan bahwa lebih dari 10 juta warga Yaman bisa berada dalam risiko kelaparan pada akhir tahun, seperti dilansir PressTv (25/05).

Baca: Krisis Pangan dan Kelaparan Hadiah Saudi kepada Rakyat Muslim Yaman

“Saya prihatin tentang penurunan impor makanan komersial baru-baru ini melalui pelabuhan Laut Merah,” kata Mark Lowcock, koordinator bantuan darurat PBB, dalam sebuah pernyataan yang dibacakan dalam sebuah briefing di Jenewa pada hari Jumat.

Setelah tiga tahun kampanye pimpinan-Saudi terhadap Yaman, PBB mengatakan 22,2 juta warga Yaman membutuhkan bantuan makanan, termasuk 8,4 juta terancam oleh kelaparan yang parah.

Baca: Bantuan Saudi kepada Yaman Hanya Pencitraan dan Kepalsuan

Pada tanggal 6 November, Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka menutup perbatasan udara, laut, dan darat Yaman, setelah para pejuang Yaman menargetkan sebuah bandara internasional di dekat ibu kota Saudi dengan rudal jelajah sebagai pembalasan atas kampanye yang menghancurkan. Blokade telah berdampak parah pada Yaman, yang secara tradisional mengimpor 90 persen dari makanannya. Di bawah tekanan internasional koalisi dilaporkan telah mengangkat blokade, tetapi inspeksi kapal diperketat.

Lowcock mengatakan makanan komersial dan impor bahan bakar tetap “jauh di bawah rata-rata pra-blokade.” “Jika kondisi tidak membaik, 10 juta orang akan masuk ke dalam kategori kelaparan pada akhir tahun ini,” ia memperingatkan.

Baca: Perang Barbar Saudi di Yaman Hanya Ciptakan Kehancuran Islam

Keyakinan di antara para pengirim komersial telah terkikis karena keterlambatan, “termasuk sebagai hasil dari inspeksi yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Saudi setelah kapal-kapal ini dibersihkan oleh UNVIM,” kata Lowcock, mengacu pada sistem verifikasi PBB.

Kepala bantuan PBB juga meminta pemerintah mantan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi “untuk mengambil langkah aktif untuk meningkatkan impor komersial makanan, bahan bakar dan pasokan kemanusiaan melalui semua pelabuhan Yaman”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: