Headline News

PBB: Hampir 5.000 Keluarga Mengungsi di Hudaydah Yaman

Ribuan Keluarga Hudaydah Mengungsi

YAMAN – PBB mengatakan hampir 5.000 keluarga telah terlantar di provinsi barat Hudaydah, Yaman, di bawah serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh koalisi militer Saudi dan milisi yang setia kepada mantan presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi, sejak 13 Juni, seperti dilansir PressTv (17/06).

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Minggu, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan mengatakan 4.458 rumah tangga telah mengungsi dari rumah mereka di Hudaydah sejak 1 Juni.

Baca: Pejuang Yaman Gagalkan Pendaratan Laut Pasukan Saudi dan UEA di Hudaydah

Pernyataan itu juga menambahkan setidaknya 36 keluarga pengungsi telah kehilangan seluruh mata pencahariannya karena pertanian mereka rusak akibat serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi sejak awal bulan ini.

Setelah hampir sebulan bentrokan sporadis antara pejuang Houthi Ansarullah dan koalisi pimpinan Saudi ditambah dengan milisi yang setia kepada mantan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi di provinsi bergejolak. Milis pro Hadi melancarkan serangan besar pada hari Rabu untuk mengambil alih Hudaydah, sebuah kota yang padat penduduk dan pelabuhan paling vital yang dilanda perang.

Baca: Houthi Hajar Habis-habisan Pasukan UEA dan Saudi di Hudaydah

Gerakan Houthi bersama tentara Yaman gigih berjuang dalam membela negara terhadap pasukan penyerang, dan telah menjalankan urusan negara tanpa adanya pemerintahan yang efektif selama tiga tahun terakhir.

Houthi Yaman mengatakan pasukan pimpinan Saudi yang mencoba menangkap Hudaydah berada di bawah perlawanan sengit, dan menepis klaim koalisi bahwa mereka telah merebut bandara kota.

Sementara itu, kantor berita resmi Saba melaporkan bahwa pesawat tempur milik koalisi yang dipimpin Saudi telah melakukan setidaknya lima serangan udara terhadap Hudaydah ketika milisi Hadi melancarkan serangan darat terhadap kota pelabuhan, jalur hidup bagi jutaan warga Yaman.

Pada hari Sabtu, pasukan darat Hadi, yang didukung oleh pasukan Emirat dan Sudan, dilaporkan mengepung bandara Internasional Hudaydah. “Kami telah hidup dalam teror selama tiga hari karena kami berada di lingkungan dekat bandara,” kata penduduk Khaled Ateeq, 38.

Baca: UEA Minta Bantuan AS Rebut Pelabuhan Hudaydah Yaman

Menurut portal berita Ansarullah, pesawat tempur yang dipimpin Saudi menghantam bandara sedikitnya dengan 20 serangan udara pada hari Minggu.

Selain itu pada hari Minggu, Martin Griffiths, utusan PBB untuk Yaman, diyakini sibuk mendorong kesepakatan gencatan senjata antara kedua belah pihak pada hari kedua kunjungannya di ibukota Yaman, Sana’a. Utusan itu tidak membuat pernyataan apapun saat dia tiba di bandara internasional ibukota pada hari Sabtu.

Baca: Saudi Perintahkan Militan Kepung Pelabuhan Hudaydah Yaman

Televisi al-Masirah Yaman melaporkan bahwa pejuang Houthi, yang didukung oleh tentara Yaman dan Komite-Komite Populer, telah berhasil menghancurkan 44 kendaraan militer dan lapis baja dari koalisi dan milisi Hadi.

Dalam laporan terpisah, satu sumber militer Yaman yang tidak disebutkan namanya mengatakan tentara Yaman telah menargetkan pangkalan militer Saudi yang baru dibangun di provinsi selatan kerajaan, Jizan, dengan rudal balistik jarak pendek Badr-1 buatan dalam negeri. Laporan itu lebih lanjut mengatakan bahwa proyektil telah mencapai target dengan sangat tepat, dan menimbulkan kerusakan berat di pangkalan. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Perang Besar Koalisi Arab & Houthi di Hudaydah | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: