Headline News

PBB: Arab Saudi Sengaja Abaikan Keselamatan Warga Sipil di Yaman

Senin, 07 Agustus 2017 – 09.05 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Perserikatan Bangsa-Bangsa kembali mengecam keras serangan udara terakhir Saudi di Yaman, yang menewaskan 12 warga sipil, termasuk anak-anak, dan menekankan bahwa serangan udara tersebut adalah contoh dari “kebrutalan” Saudi di Yaman yang “mengabaikan” keselamatan warga sipil. (Baca: Saudi Lagi-lagi Blokir Bahan Bakar Pesawat Bantuan PBB di Yaman)

“Semua pihak dalam konflik terus menunjukkan ketidakpedulian terhadap perlindungan warga sipil dan prinsip pembedaan antara warga sipil dan kombatan dalam melakukan serangan,” Koordinator Kemanusiaan PBB di Yaman Jamie McGoldrick mengatakan pada hari Minggu.

Ucapan McGoldrick muncul dua hari setelah tiga wanita dan enam anak dari keluarga yang sama terbunuh dalam serangan udara Saudi di provinsi Sa’ada, barat laut Yaman.

Kepala departemen kesehatan setempat, Dr. Abdel-Ilah al-Azzi, mengatakan bahwa serangan tersebut terjadi pada Jumat pagi, yang menargetkan rumah keluarga Taha al-Dharafi di distrik Mahda di pinggiran barat daya kota Sa’ada, yang terletak 240 kilometer utara Ibukota Sana’a, juga menewaskan tiga orang lainnya. (Baca: Brutal di Yaman, Rakyat Inggris Desak Pemerintah Stop Penjualan Senjata Ke Saudi)

Ahmed Ben Lassoued, juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) di Yaman, telah menggambarkan blokade udara dan laut Saudi di Yaman sebagai salah satu penyebab utama bencana kemanusiaan di Yaman, dan menekankan bahwa tindakan tersebut Telah mengganggu impor dan ekspor makanan, bahan bakar dan obat-obatan serta bantuan kemanusiaan.

Bulan lalu, PBB mengumumkan bahwa lebih dari 17 juta orang di Yaman berada dalam ambang batas krisis pangan, di antaranya 6,8 juta orang kekurangan makanan dan memerlukan bantuan segera. (Baca: Senator AS Ungkap Peran Negaranya dalam Agresi Barbar Saudi di Yaman)

PBB juga menggarisbawahi bahwa konflik Yaman telah menyebabkan 18,8 juta orang membutuhkan bantuan, termasuk 10,3 juta orang yang membutuhkan bantuan segera untuk menyelamatkan atau mempertahankan kehidupan mereka. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: