Headline News

Pasukan Rezim Al-Khalifa Bahrain Serbu Desa Sheikh Isa Qassem, 2 Orang Tewas

Selasa, 23 Mei 2017 – 18.02 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AL-MANAMA – Pasukan rezim Bahrain telah menyerang pemrotes di sebuah desa di barat laut, yang telah menewaskan dua orang dan melukai beberapa lainnya.

Televisi LuaLua di Bahrain melaporkan pada hari Selasa (23/05) bahwa sejumlah besar kendaraan lapis baja dan militer memasuki sebuah lingkungan di Desa Diraz pada hari sebelumnya. (Baca: Masalah Utama Bahrain Adalah Kepatuhan Mereka kepada Monarki Arab Saudi)

Beberapa sumber telah mengkonfirmasi bahwa setidaknya telah jatuh dua korban jiwa. Diraz adalah desa asal Sheikh Isa Qassem, pemimpin spiritual Syiah di negara ini. Desa ini telah menjadi ajang demonstrasi sejak Juni lalu, ketika pihak berwenang Bahrain mencopot dengan sewenang-wenang kewarganegaraan Sheikh Isa atas tuduhan bahwa dia menggunakan posisinya untuk melayani kepentingan asing dan mempromosikan “sektarianisme” dan “kekerasan”. Sheikh Isa Qasem menolak tuduhan tersebut.

Protes meningkat setelah pengadilan menjatuhkan hukuman pada Sheikh Qassem pada hari Minggu atas tuduhan pengumpulan dana dan pencucian uang secara ilegal dan memvonisnya satu tahun penjara yang bisa diperpanjang selama tiga tahun. Tuduhan tersebut berasal dari koleksi sumbangan Islam yang disebut Khumus, yang di syariah Islam dikumpulkan dan dibagikan oleh seorang ulama senior untuk kepentingan yang membutuhkan atau dengan kata lain seperti zakat. (Baca: BOCOR! Dokumen Rahasia Raja Salman Dibalik Pengusiran Ulama Bahrain)

Bentrokan Selasa (23/05) meletus setelah para pemrotes, yang mengenakan kain kafan sebagai tanda moril kematian mereka, berusaha menghentikan pasukan keamanan memasuki lingkungan sekitar. Polisi kemudian menembakkan gas air mata kepada para pemrotes.

Pasukan keamanan juga menembakkan senapan angin dan gas air mata ke para pemrotes ke rumah Sheikh Qassem. Beberapa sumber mengatakan bahwa pasukan rezim bahkan telah berusaha untuk mendobrak pintu kediaman sang ulama. (Baca: Tutupi Kecaman Internasional, Riyadh Otak Pemicu Ketegangan “Sektarian” di Bahrain)

Sejak 2011, rezim Bahrain telah menyaksikan demonstrasi setiap hari melawan rezim Al Khalifah yang berkuasa, dan secara sistematis selalu bertindak diskrimantif terhadap populasi kelompok Syiah. Rezim Al-Khalifa telah melakukan berbagai kekerasan terhadap siapapun yang berani menentang, yang menyebabkan puluhan korban jiwa.

Rezim ini juga telah membubarkan sejumlah badan oposisi. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: