Headline News

Pasukan Hizbullah Ancam Serang Tentara AS Jika Tak Keluar dari Irak

Rabu, 07 Februari 2018 – 08. 00 Wib,

SALAFYNEWS.COM, BAGHDAD – Juru bicara dan komandan senior pasukan sayap kanan Irak Kataib Hizbullah (pasukan Hizbullah), Jafar al-Hosseini memperingatkan bahwa kemungkinan bentrokan akan terjadi antara mereka dan tentara AS yang dikerahkan di Irak.

Baca: Hizbullah Irak: “Peluru” Satu-Satunya Bahasa Kami dengan Amerika

“Bentrokan dapat terjadi dengan Amerika setiap saat, dan kali ini tidak ada mediasi yang akan membantu Amerika dan tidak seperti masa lalu,” kata al-Hosseini seperti dikutip oleh saluran berita al-Mayadeen yang melaporkan pada hari Selasa.

Dia menggambarkan penempatan militer AS sebagai pendudukan Irak, dan mengatakan, “Amerika yang membawa ISIS ke Irak, memiliki dalih untuk kembali.”

Al-Hosseini mengatakan bahwa senjata dan peralatan yang disita dari teroris ISIS di kota Tikrit, Irak, adalah senjata yang hanya digunakan oleh pasukan Amerika.

Baca: Rusia: Koalisi Internasional Pimpinan AS Pura-pura Perangi ISIS di Irak

Dalam pidato yang relevan pada bulan September yang lalu, al-Hosseini telah memperingatkan AS untuk menarik pasukan militernya dari Irak setelah ISIS sepenuhnya dikalahkan di negara tersebut.

Dia menggambarkan kehadiran pasukan Amerika sebagai hambatan terbesar dalam memerangi anti-terorisme di Irak, dan menyerukan penarikan semua tentara AS dari Irak setelah ISIS akan dikalahkan.

Maret lalu, al-Hosseini memperingatkan bahwa pasukannya akan menargetkan pasukan AS jika mereka tidak meninggalkan wilayah Irak setelah pemusnahan teroris ISIS.

“Jika pasukan AS menahan diri untuk tidak meninggalkan wilayah Irak setelah pemusnahan kelompok teroris ISIS, kelompok perlawanan Islam Irak akan menargetkan mereka,” kata al-Hosseini.

Baca: Nilai Kesepakatan Perang AS di Suriah, Irak & Afghanistan Capai 2 Triliun Dolar

Memperhatikan bahwa pasukan Amerika Serikat melindungi daripada berperang melawan teroris ISIS di Irak, dia mengatakan bahwa Amerika telah meningkatkan aktivitas mereka di Irak dalam beberapa hari terakhir melalui penasehat militer mereka,dan ingin membuka beberapa ruang untuk diri mereka sendiri di Irak. Kampanye anti-ISIS mereka di Irak untuk bisa memberi lebih banyak dukungan kepada kelompok teroris.

Al-Hosseini menggambarkan ISIS dan AS sebagai dua sisi mata uang yang sama, dan mengatakan bahwa kehadiran orang Amerika di Mosul tidak bertujuan untuk mencabut ISIS karena mereka berencana untuk memastikan penempatan mereka di wilayah tersebut setelah pengusiran ISIS.

Dia mengatakan bahwa ISIS telah diciptakan dan dipelihara oleh AS, dan menambahkan bahwa Washington ingin membodohi dunia dan memperkenalkan dirinya sebagai mitra dalam perang anti-ISIS. (SFA)

Sumber: FNA

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Tampak Konvoi Militer AS Menuju Aleppo Utara | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: