Fokus

Pasca OTT KPK, Walikota Batu Eddy Rumpoko Terancam Dipecat PDIP

Minguu, 17 September 2017 – 08.02 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Pasca OTT KPK Walikota Batu Edy Rumpoko Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno memastikan akan ada sanksi tegas bagi Wali Kota Batu, Malang, Eddy Rumpoko apabila terbukti bersalah atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Eddy sendiri tercatat sebagai Ketua DPC Kota Malang.

Baca: Detik-detik OTT KPK Ciduk Walikota Malang Eddy Rumpoko

Bahkan ancaman pemecatan dari keanggotaan partai siap diberikan. “Iya kalau terbukti, itu sebabnya kami menunggu,” kata Hendrawan saat dihubungi di Jakarta, Sabtu 16 September 2017.

Hendrawan mengatakan, partainya sudah berkali-kali mengingatkan seluruh kader agar tidak terlibat kasus korupsi.

“Ketua Umum PDIP (Megawati Soekarnoputri) menegaskan ideologi partai kita, politik kebangsaan, membangun peradaban, bukan politik korupsi. Jadi ideologi lebih diutamakan daripada naluri korupsi,” tegas dia.

Menanggapi ancaman itu, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko membantah tuduhan bahwa dia terlibat dalam kasus suap terkait proyek pengadaan Meja Kerja Staf dan Meja Kerja Eselon serta kursi hadap dan Sofa di Pemerintah Kota Batu Malang dengan nilai proyek Rp2.97 miliar.

Ia juga tidak takut apabila partainya, PDIP akan memberhentikannya secara tidak hormat. Meskipun Eddy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu 16 September 2017 kemarin.

“Saya enggak merasa bersalah,” kata Eddy Rumpoko di gedung KPK, Jakarta, Minggu (17/9/2017) dini hari. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: