Headline News

Parlemen Turki Perpanjang Keadaan Darurat Selama 3 Bulan

Rabu, 04 Januari 2017,

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Parlemen Turki telah menyetujui perpanjangan tiga bulan masa darurat negara, yang awalnya ditetapkan setelah kudeta gagal terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Juli tahun lalu. (Baca: Wawancara Jurnalis Turki di TV One: Kudeta Militer Turki Tidak Masuk Akal)

Pemungutan suara pada Selasa kemarin, Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus menekankan tekad pemerintah “untuk melawan semua organisasi teroris.”

“Serangan di Ortakoy, mereka ingin memberi pesan yang berbeda dibandingkan dengan serangan teroris lainnya. Salah satu pesan ini adalah: Kami akan terus menimbulkan masalah kepada orang-orang pada tahun 2017. Balasan kami jelas Apapun yang mereka lakukan.. terlepas dari siapa mereka mendapat dukungan, dan terlepas apa motivasi mereka, kami bertekad untuk melawan semua organisasi teroris pada tahun 2017 dan kami akan berjuang sampai akhir,” katanya mengacu pada serangan teroris pada malam tahun baru di sebuah klub malam di Istanbul, yang menewaskan 39 orang.

Pemerintah Turki mengklaim keadaan darurat diperlukan untuk menghilangkan jejak pengaruh Gulen pada institusi Turki. Ankara telah melancarkan tindakan keras terhadap mereka yang diyakini memainkan peran dalam kudeta yang gagal, dalam sebuah langkah yang telah memicu kritik dari kelompok hak asasi manusia dan Uni Eropa. (Baca: Gulen: Erdogan Kejam Seperti Hitler)

Lebih dari 41.000 orang telah ditangkap atas dugaan link ke Gulen sejak penyelidikan diluncurkan, sementara lebih dari 103.000 lebih telah diselidiki atas dugaan memiliki ikatan dengan Gulen.

Langkah memperpanjang keadaan darurat mengingatkan November tahun lalu, ketika Erdogan bereaksi terhadap kecaman Parlemen Eropa terkait keadaan darurat yang diberlakukan pemerintah dan langkah Uni Eropa yang pembekuan pembicaraan keanggotaan Turki.

“Apa urusan Anda? … Apakah Parlemen Eropa yang bertanggung jawab atas negara ini atau pemerintah yang bertanggung jawab atas negeri ini?” ujarnya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: